Category: Daily Reflection

  • Tampilanisme

    Tampilanisme

    Tanpa pengalaman cinta [nan gratis, maklum, hadiah], kepatuhan orang kepada norma atau hukum agama membuat Allah jadi berhala. Sebaliknya, kepenuhan hukum terealisasikan dalam tindakan cinta. Wah, cinta lagi cinta lagi! Dasar jomblo, bisanya omong doang! Eh, ada loh yang jomblo justru karena tindakan cinta, jadi bukan omong doang, eahaha… Yesus…

  • Geseng Dor

    Geseng Dor

    Pernah jengkel karena orang-orang yang mengerumuni meja makan sembari makan di situ sementara masih ada orang lain yang kesulitan mengambil makanan karena kerumunan orang itu? Syukur kalau pernah, sekurang-kurangnya mengerti bahwa pun pada saat pesta, sebaiknya orang tidak menghalang-halangi orang lain (yang juga mau makan) dengan berdiam diri di bibir…

  • Ikut Olimpiade Ah

    Ikut Olimpiade Ah

    Tiga hari ini disodorkan kata-kata kunci mengenai Kerajaan Allah yang tampaknya menyenangkan: pesta, hadiah, perayaan kemuliaan Allah. Memang, betapa menyenangkannya kalau perayaan kemuliaan Allah di dunia ini benar-benar dipenuhi pesta dan hadiah sebagaimana layaknya para selebriti. Sayangnya, perlu diakui bahwa hadiah dan pesta dalam merayakan kemuliaan Allah di dunia ini …

  • Sikat-sikatan

    Sikat-sikatan

    Kalimat dalam featured image yang kemarin ditampilkan konon adalah terjemahan kata-kata Pablo Picasso: The meaning of life is to find your gift. The purpose of life is to give it away. Itu paralel dengan ungkapan Suster Cristina dalam dialog dengan juri The Voice “Beh, ho un dono, ve lo dono, no?”…

  • Hadiah

    Hadiah

    Pada layar hape Anda mungkin kadang muncul pesan tentang hadiah untuk nomer hape Anda dan Anda dipersilakan menghubungi nomer tertentu. Tampaknya aneh: gak beli kupon undian, gak beli produk tertentu, gak ngapa-ngapain kok dapat hadiah! Tetapi memang justru begitulah hadiah: orang gak ngapa-ngapain tapi dapat suatu pemberian cuma-cuma. Problemnya, ‘hadiah’…

  • Life’s a Banquet

    Life’s a Banquet

    Pernah dalam satu masa pengajaran di kelas, saya membebaskan para mahasiswa dari aturan presensi. Entah mereka hadir dalam kelas atau tidak, asal mereka dapat mengerjakan tugas dan ujian, akan saya luluskan. Artinya, asal rerata nilai tugas dan ujiannya memang C, takkan saya nilai kurang atau lebih hanya karena alasan kehadiran…