Category: Daily Reflection
-

Mengampuni Itu Lebih Gampang
Kita mengampuni bukan karena kita lebih baik dari yang kita ampuni, atau karena kita benar dan orang lain salah, bukan juga supaya yang kita ampuni berubah karena pengampunan kita. Kita mengampuni karena kebencian mencederai bahkan membunuh diri kita sendiri, bukan orang yang kita benci (bdk. misalnya posting ‘Healing through Total…
-

Yakin dengan Pilihanmu?
Pertanyaan yang dulu kerap dilontarkan kepada orang seperti saya ini (dah jadi imam, gak ngrokok, gak demen minum-minum, jomblo forever gak married, miskin, kudu taat seturut aturan main ‘perusahaan’) biasanya cuma saya jawab,”Gak tau!” Kenapa sih mau jadi pastor alias romo? Mboh! Paling jauh ya saya jawab ‘ikut-ikutan aja‘. Pernah kepepet dan…
-

Jagoan Kalah Dulu
Pada posting Senin seminggu yang lalu dinarasikan bagaimana Yesus dan murid-muridnya hendak berlibur, tapi toh tetap dikuntit massa dan di satu tempat ia tak berkutik oleh belas kasihannya dan terjadilah ‘mukjizat’ ribuan orang lapar bisa makan [heran ya, begitu aja dibilang mukjizat; sekarang orang lapar yang bisa makan bukan cuma…
-

Sederhana Saja
Entah mengapa, adegan dalam bacaan hari ini hampir lenyap dari ingatan saya. Kisahnya seperti tulisan-tulisan sensasional yang menuturkan kehebatan-kehebatan Yesus, yang saya sama sekali tak tertarik. Saking tak tertariknya, saya juga tak ingat lagi apa kisah-kisah sensasional itu. Mungkin karena sebagian orang menangkap ketuhanan Yesus itu seperti karakter-karakter kesaktian yang…
-

Capek Liburan
Saya punya teman profesinya jalan-jalan ke daerah pantai atau ke wilayah pegunungan. Entah apa nama profesinya, pokoknya dia rajin sekali mengupdate statusnya dengan foto-foto entah pantai atau tebing gunung. Yang menarik saya, di salah satu foto pantai hijau nan sepi itu ia menuliskan status fesbuknya dengan kalimat: Di sini hanya Engkau yang…
