Category: Daily Reflection

  • Hidupku Proyek-Mu, Hidup-Mu Proyekku

    Hidupku Proyek-Mu, Hidup-Mu Proyekku

    Beberapa hari yang lalu BBC menyajikan liputan lifestyle yang mulai marak di Jepang: less is more, minimalism in Japan. Videonya bisa dilihat pada tautan ini. Orang mencukupkan dirinya dengan apa yang esensial. Inspirasinya datang dari filsafat Zen. Artinya, orang tak perlu agama untuk menghidupi lifestyle minimalis ini. Filsafat sudah memberi fondasi…

  • Rahmat Murahan

    Rahmat Murahan

    Kata ‘murahan’ berkonotasi jelek, pun kalau diterapkan dalam refleksi hidup umat beriman. Bukankah rahmat itu sendiri berarti gratis? Orang gak perlu membayar mahal untuk mendapatkan rahmat! Cukup ia komat-kamit mendaraskan rumus yang sudah diajarkan guru rohani, njuk nanti ia dapat pencerahan: kedamaian, ketenangan, kebahagiaan, rasa cinta, dan macam-macam lagi. Kok…

  • Mau Jus Valak?

    Mau Jus Valak?

    Dengan segala hormat kepada yang menjalankan puasa, maafkan saya karena hari ini tak bisa memilih ilustrasi selain dari minuman. Sewaktu saya melakukan outing ke Papua (buset, tinggalnya di mana, outingnya ke mana; tiketnya empat kali lipat harga tiket ke Bangkok pulang pergi), saya melintasi wilayah yang panas sepanas-panasnya. Kehausan melanda…

  • Puasa Maksimal

    Puasa Maksimal

    Anda sudah dengar istilah Golden Rule, entah bagaimanapun rumusannya. Konfusius, misalnya, merumuskan kebaikan maksimum dengan nasihat ‘jangan lakukan kepada orang lain yang kamu tak inginkan orang lain lakukan padamu’ (Analect 15.23). Zoroaster mengatakan kurang lebih ‘jangan lakukan kepada orang lain yang harmful bagimu sendiri’. Jainisme memformulasikan ‘A man should wander…

  • Sabar Ya, Bu’

    Sabar Ya, Bu’

    Gak ada dosa orang lain yang tak jadi tanggung jawab Anda. Loh, piye to Romo, ki? Kemarin bilangnya tiap orang mengambil tanggung jawab atas hidupnya sendiri, kok sekarang bilang dosa orang lain juga tanggung jawab kita alias kita juga bertanggung jawab atas dosa orang lain? Aneh, ésuk dêlé soré témpé!…

  • Kalau Mau…

    Kalau Mau…

    Kerap kali sewaktu hepi-hepi, orang tak jatuh dalam ‘dosa’ pembanding-bandingan. Baru kalau hidupnya susah, dia akan mulai membanding-bandingkan: kok orang lain lebih enak ya nasibnya, kok hidupku susah begini gak kayak tetangga sebelah yang bisa punya ini itu, kok hidupku nelangsa begini ya, kok temanku enak saja ya bisa korupsi…