Category: Daily Reflection

  • Cinta Satu Malam

    Cinta Satu Malam

    Ungkapan ‘cinta satu malam’ kiranya jadi populer karena lagu dangdut dengan judul itu. Saya tak yakin apakah itu adalah terjemahan dari one-night stand. Kalau ya, betapa penerjemahnya membuat korupsi hebat terhadap kata cinta: sebagai seks, sebagai sesuatu yang sementara. Rasa saya, tak ada cinta sungguhan yang basisnya seks (meskipun memuat dimensi…

  • Solidaritas Pret

    Solidaritas Pret

    Tidak ada satu momen pun dalam hidup kita yang tak bisa jadi awal hidup baru. Ungkapan ini kiranya lebih ‘ada isinya’ daripada slogan basi bahwa hidup adalah pilihan. Slogan ini biasanya dipakai mereka yang masih mencari-cari bentuk kebebasan dari aneka kungkungan tanpa orientasi. Pokoknya milih, asal waton milih pun tak apa karena…

  • Dasar Pengemis

    Dasar Pengemis

    Orang beragama yang cuma bermodal menjalankan aturan akan susah ngerti kata-kata Yesaya: Berpuasa yang Kukehendaki, ialah supaya engkau membuka belenggu-belenggu kelaliman, dan melepaskan tali-tali kuk, supaya engkau memerdekakan orang yang teraniaya dan mematahkan setiap kuk (Yes 58,6 ITB). Ia bisa saja berdalih: itu kan teks Kitab Suci, gak isa dibaca…

  • Paha(la) Bidadari?

    Paha(la) Bidadari?

    Hidup kekal itu sekarang, bukan dulu, bukan nanti. Gagal paham soal ini bisa bikin perang dunia. Syukur, tak semua orang gagal paham sehingga perang sekurang-kurangnya bisa ditunda. Loh, tapi ‘sekarang’ itu kan juga terhubung dengan yang dulu dan nanti, Romo? Bagaimana orang mau koreksi diri kalo gak melihat (kesalahan) masa lalu…

  • Tobat, Bos!

    Tobat, Bos!

    Anda masih ingat kisah anak SD yang masuk bilik pengakuan karena disuruh mamanya (kalau tak ingat, silakan klik di sini). Jelas bahwa ia menjalankan perintah agama itu semata karena kewajiban. Ini normal untuk anak-anak tapi pada umumnya kenormalan itu dibawa serta sampai usia dewasa sehingga sampai usia dewasa pun orang…

  • Ad Maiorem Diri Gue

    Ad Maiorem Diri Gue

    Ada hukum agama yang berbunyi supaya seseorang menghormati ayah dan ibunya. Ada juga hukum agama, satu paket dengan perintah menghormati ayah ibu tadi, yang berbunyi supaya orang menguduskan hari Sabat. Apakah menguduskan hari Sabat (yang oleh orang Kristen dimodifikasi sebagai hari Minggu) dan menghormati ayah ibu itu bertentangan? Tentu tidak,…