Category: Daily Reflection
-

Hidup Itu Sulit, Mati Gampang…
Tokoh kontroversial kita bulan ini, Bli Tawan, yang mengundang kemunculan para ahli teknik Indonesia di dunia maya (entah ahli beneran atau kelompok fundamentalis dalam sains) dalam salah satu wawancaranya konon mengatakan,”Hidup itu sulit, kalau mati gampang.” Saya hendak memperkaya pemahaman teks Kitab Suci dengan pernyataan Bli Tawan dan, sebaliknya, memperkaya…
-

Ayo Investasi
Agama tak pernah jadi jaminan keselamatan. Sering agama justru jadi sarana keserakahan, jadi ajang kejahatan, jadi alat kelaknatan orang karena menciptakan peluang untuk mengeksklusikan mereka yang tak beragama atau beragama lain. Jadi kalau orang merasa punya akses pada keselamatan, entah surgawi entah duniawi (lha emangnya itu beda ya?), semata karena…
-

Jangan Mengobjekkan Tuhan
Mungkin ini bisa dibilang lanjutan posting bunuh-bunuhan Buddha dan Yesus itu (Let’s Kill Jesus) dengan rumusan lain: jangan coba-coba menggapai Tuhan dengan pikiran Anda, Anda takkan pernah berhasil; gapailah Dia dengan cinta, itu mungkin (Charles de Foucauld). Loh, kata Romo cinta itu ya mikir, bukan sekadar rasa merasa; jadi ya…
-

Mohon Penjelasan Pak Pulisi
Kita tahu, bukan cuma cabe yang bisa jadi pedas, melainkan juga kata-kata. Bukan hanya cabe-cabean yang rasanya hambar (tergantung bahannya juga sih sebetulnya: coklat, keju, kayu, atau plastik, misalnya), melainkan juga kata-kata basi. Kata-kata basi, kata-kata kosong, tak bersentuhan dengan realitas hidup konkret seseorang. Itu mengapa slogan muluk bisa berubah…
-

Matinya Nurani Wong Edan
Tersangka koruptor sekarang ini mungkin masih bisa tenang-tenang saja wong banyak temannya. Syukur kalau gak terbukti (meskipun memang korupsi). Kalau sampai terbukti pun, masih bisa ramai-ramai jadi terdakwa. Jadi terdakwa juga masih bisa hahahihi karena kalaupun tuntutan jaksa dikabulkan hakim, hukumannya masih bisa ditutup dengan duit yang mereka tilep. Konon…
-

Baiknya Cinta Segi Tiga
Ada orang yang senang jika disodori buah siap santap (sudah dikupaskan) dan ada jauh lebih banyak orang yang maunya bahkan buah itu dikunyahkan dulu seperti bayi. Hueeeksss…. Secara literal, itu menjijikkan, tetapi jika ditinjau sebagai analogi, sadarlah kita bahwa kebanyakan dari kita memang cenderung ingin buah yang “sudah dikunyahkan dulu…