Category: Daily Reflection
-

Faith: Personal, Not Private
Konon, yang paling berpeluang menyakiti kita ialah justru orang-orang yang kepadanya kita menaruh kepercayaan, pihak-pihak yang kita andaikan paling memahami diri kita. Artinya, itu terjadi dalam kerangka relasi. Tak ada pengkhianatan tanpa relasi, tanpa komitmen. Berarti, komitmen dan relasi itu memuat potensi pengkhianatan. Pada kenyataannya, pengkhianatan Yudas dimulai pada saat…
-

Iman Punya Preferensi
Juga dalam dunia sepak bola, seorang pemain kelas dunia menyatakan kurang lebih begini: sebaik apa pun Anda bertanding tetapi kalah di final, Anda tidak akan pernah dikenang. Tak ada orang mengenangkan juara 2 Piala Dunia. Jauh lebih gampang diingat ialah pemenang Piala Dunia. Memang begitulah. Tak menariklah pertandingan yang sudah…
-

No Faith Out Of Fear
There is no fear in love; but perfect love casts out fear, because fear involves punishment, and the one who fears is not perfected in love. Begitulah kira-kira yang ditulis oleh Yohanes sekitar 2000 tahun yang lalu. Kalau orang sungguh hidup dalam cinta, ia tak punya ketakutan; semakin dalam cintanya,…
-

Musuh Bersama
Konon, the enemy of my enemy is my friend. Menurut Wikipedia, ungkapan itu merupakan ancient proverb which suggests that two opposing parties can or should work together against a common enemy. Di tahun 1998, Orde Baru di bawah Soeharto menjadi musuh bersama yang menyatukan banyak elemen mahasiswa Indonesia. Belakangan, mencari…
-

Mulutmu Hariwowmu…
Orang bisa berapi-api bicara mengenai Allah dan wow banget tetapi kesaksian hidupnya memadamkan api itu. Argumentasi filosofis dan teologis bisa disusun sedemikian canggih untuk menunjukkan pengetahuan tentang Allah, tetapi ujung-ujungnya bisa jadi hanya ideologi. Lha ini yang dipakai orang untuk memperdaya, berdebat atau menyerang orang lain: pokoknya harus menang, wong…
-

Batu Mulia
Ini cerita bijak yang pernah saya dengar: seorang peziarah menemukan batu mulia yang tak ternilai harganya. Ia bermalam di rumah seorang warga dan sebelum berangkat tidur mereka terlibat dalam pembicaraan panjang. Sang peziarah menceritakan perjalanannya. Tak lupa pula ia menunjukkan batu mulia yang ditemukannya sebelum ia tiba di rumah warga…