Category: Daily Reflection
-

Rungkad
Orang Sunda dan Jawa tampaknya sepakat mengenai arti kata rungkad bagaikan pohon yang roboh sampai seakar-akarnya. Kisah dalam teks bacaan hari ini menggambarkan bagaimana suasana rungkad dialami oleh dua karakter yang sama-sama bucin terhadap sosok Guru dari Nazareth, dan begitu objek bucinnya ilang, ambyarlah hidup mereka; dan sebagian lirik lagu Rungkad ini…
-

Gelap Habis Terang Terbit
Dengan segala hormat kepada tokoh perempuan Indonesia yang diperingati hari ini, bersamaan dengan Idul Fitri, saya bagikan refleksi kecil Paska. Tulisan-tulisan R. A. Kartini menyiratkan optimisme akan terjadinya perubahan sosial yang mengangkat martabat perempuan. Dalam arti tertentu, optimisme itu menjadi self-fulfilled prophecy. Betullah kenyataannya: habis gelap terbitlah terang. Pada masa…
-

Barisan Sikat Hati
Beberapa hari lalu ada opini di harian nasional dengan judul yang menyinggung profesi saya; dan saya tersinggung, tetapi bersyukur karena ada orang lain yang lebih berkompeten menyampaikan uneg-uneg saya dengan argumentasi yang lebih komplet. Pokoknya, dosen itu, apa pun pangkat dan jabatannya, tak lain hanyalah buruh [yang saya gemes tuh…
-

Dagang
Andaikanlah di negeri ini ada orang yang begitu berkuasa, lebih berkuasa dari negara. Dia bisa memengaruhi ranah legislatif, yudikatif, maupun eksekutif. Orang ini pasti tak sendirian, mestilah punya banyak rekanan di tiga institusi negara itu. Dengan begitu, ada lebih banyak lagi rekanan di luar tiga institusi itu. Orang seperti ini…
-

Nendang
Pagi ini saya mendapat kiriman klik video berikut ini. Saya tertawa menontonnya sendirian, tetapi Anda boleh menangis, marah, tersinggung, dan sebagainya. Klip video itu kembali mengingatkan saya pada posting tahun lalu: Aku Bukan Yesus. Entah drama dalam klip video itu improvisasi pemerannya atau memang tertera dalam skrip, perilaku Yesus menendang…
-
![Ganjar[an]](https://versodio.com/wp-content/uploads/2023/04/unconditional-love-wide.png?w=800)
Ganjar[an]
Konon di salah satu kota di Jepang, untuk mengucapkan terima kasih ke pengendara lain yang memberi kesempatan kepadanya untuk berbelok dulu, si pengemudi mengaktifkan lampu hazard mobilnya untuk beberapa detik setelah berbelok. Tentu, malah repot kalau dia harus berhenti lalu turun dari mobil dan membungkukkan badan ke arah pengemudi lain…