Category: Daily Reflection

  • Kepoisme

    Kepoisme

    Saya tak tahu apa jadinya dunia ini kalau tidak ada yang kepo. Perkembangan dan kemerosotan hidup manusia mestilah  gara-gara kepo ini, mulai dari buah koldi Adam-Hawa sampai kemungkinan hidup di galaksi lain. Untuk memuaskan kepo ini sekarang sudah tersedia aneka macam sumber. Yang belakangan sempat bikin heboh adalah yang berlabel…

  • Bancakan

    Bancakan

    Barangkali tak ada pejabat eselon pajak yang menyukai bacaan hari ini (kalau [mau] tahu pesan utamanya). Mau dibawa ke mana jal anunya? Dulu saya pernah bercita-cita masuk ke sekolah tinggi akuntansi bersubsidi mengikuti kakak-kakak kelas saya. Gratis, bisa langsung kerja di biro pungutan legal [yang bisa dibikin liar]. Meskipun tak…

  • Jaksel

    Jaksel

    Saya literally anak Jaksel. Why not? (Because yes!) Saya dibesarkan di sebuah kampung di Jaksel. Sejak kecil, saya tidak merasa asing dengan kekerasan hidup di sekeliling saya. Saya sendiri pernah tertimpuk batu bata pada pelipis kanan sebelum saya berumur satu dekade, which is menyakitkan dan bikin saya nangis; inner child…

  • Admin

    Admin

    Untuk apa berdoa kalau Tuhan itu maha tahu? Untuk apa ritual ibadat persembahan jika Tuhan lebih berkenan pada belas kasih? Ngapain juga berpantang dan berpuasa kalau tidak mengubah dunia? Begitu juga sedekah, untuk apa kalau ternyata malah bikin kesenjangan sosial menjadi-jadi? Bacaan-bacaan pada hari Rabu Abu selayang pandang menyodorkan kesalehan-kesalehan…

  • Sempurna

    Sempurna

    Apakah kesempurnaan itu milik Tuhan semata? Saya meragukannya. Paling tidak, lagu berikut ini menunjukkan salah satu buktinya. Di kolom komentar pada situs pemuat lagu itu ada ketikan berikut ini: Dengan lirik lagu dan komentarnya itulah saya membaca teks hari ini, yang sudah bertahun-tahun dulu saya pahami secara keliru meskipun itu…

  • Aku Lebih Anu

    Aku Lebih Anu

    Sepanjang sejarah manusia beragama, saya yakin masih ada yang memelihara keyakinan arogan bahwa agama yang datang belakangan menggantikan agama sebelumnya dalam arti yang belakangan lebih baik daripada yang pertama. Maka, nongollah penilaian bahwa agama primitif lebih jelek dari agama modern; padahal, bisa jadi agama yang datang belakangan malah bikin rusak…