Category: Daily Reflection
-

(Jangan) Takut Ambyar
Menjelang hari Jumat Agung yang lalu, di salah satu kantor pemerintahan ada baliho besar dengan tulisan: Selamat Memperingati Hari Kenaikan Isa Almasih (tertanggal 2 April 2021). Ini adalah karikatur pengertian kebanyakan orang di sini mengenai toleransi. Mboh apa isinya, yang penting saling menghargai [padahal di mana letak harganya ya kalau…
-

Fuga non dà gioia
Fuga non dà gioia (bacanya fuga non dha’ joya; lari-dari-kenyataan tidak memberi kebahagiaan). Kenapa? Karena kebahagiaan itu soal memaknai kenyataan. Gimana memaknai kenyataan dengan lari darinya? Tak isa… Teks cerita bacaan hari ini menyinggung orang-orang yang patah hati dan kecewa atas pengalaman cinta ilusif mereka. Sedikit latar belakang penulis(an)nya: seorang ahli…
-

Berani Hidup
Saya tidak kagum pada mereka yang tak takut mati alias berani mati. Jadi, kalau saya kagum pada para pahlawan yang berani mati melawan penjajah, itu bukan karena berani matinya, melainkan karena mereka berani melawan ketidakadilan dengan konsekuensi pengorbanan nyawa mereka demi memberi kehidupan bagi banyak orang. Berani melawan ketidakadilan, itulah…
-

Mekanis
Kebenaran sejati memang membebaskan. Kalau kebenaran malah bikin orang berkaca mata kuda, gak sejati lagi namanya. Kebenaran sejati membebaskan orang juga dari hidup keagamaan yang mekanis, yang mungkin dijalankan oleh lebih banyak orang. Contoh paling gampang ialah pembiasaan anak sejak kecil untuk berdoa: bangun tidur, sebelum dan sesudah makan, sebelum…
-

Salah Kamar
Ada sebagian orang yang begitu yakin bahwa way of life yang dihidupinya seharusnya dihidupi juga oleh orang lain. Alasannya, itulah cara hidup yang paling benar. Akan tetapi, kalau alasan itu terus dikaji, kelihatan bahwa kriteria kebenarannya cuma bersifat tunggal, monolitik, berbau-bau monopoli. Dengan kriteria monopoli ini, sulitlah orang tiba pada kebenaran…
-

Rapuh
Jika mesti memilih antara membela Allah atau manusia nan rapuh, manakah yang Anda pilih? Tentu Anda ingat bahwa Allah tak bisa dibela, wong justru Dia yang membela manusia. Kalau Anda tak menonton film PK, sekurang-kurangnya itulah yang ditunjukkan Guru dari Nazareth ketika dia diprovokasi untuk menyatakan sikapnya terhadap perempuan yang…