Category: Daily Reflection
-

Zero-sum
Lagi, paradoks menutup teks bacaan hari ini: kalau mau jadi besar di antara kalian, jadilah pelayan; mau jadi terkemuka, jadilah hamba kalian; begitulah juga nasib Mesias, yang datang bukan untuk dilayani, melainkan untuk melayani kemanusiaan. Paradoks ini disodorkan sebagai tanggapan atas permintaan murid-murid untuk memastikan atau memesan privilese bagi mereka…
-

Bukan Riang Riyā’
Bukankah kualitas omdo’ atau nato itu tidak eksklusif milik pemuka agama seperti ahli Taurat dan orang Farisi ya? Kualitas pribadi inkoheren seperti itu mestilah dipelihara banyak orang lainnya. Mengapa Guru dari Nazareth itu sedemikian getolnya mengingatkan orang banyak supaya tak ketularan penyakit pemuka agama ini? Berarti bukan penyakit omdo’ dan natonya, bukan?…
-

Belas
Sebaik apa pun sistem kekuasaan yang diadopsi suatu bangsa, pelaksanaannya bergantung pada orang-orangnya, apakah terseret oleh tendensi korup atau tidak. Hambok demokrasi tercanggih pun, tak pernah jadi sufficient condition. Tak perlu saya tunjukkan contohnya ya, silakan lihat sendiri keadaan negara yang dianggap sebagai kiblat demokrasi. Tak mengherankan, Guru dari Nazareth tidak punya…
-

Trans
Mungkin Anda pernah lihat salah satu grafiti terkenal yang ditemukan di kompleks bukit Palatino, Roma: Di situ tertulis “Alexamenos menyembah Tuhannya”. Sangat mungkin Alexamenos itu adalah orang Kristen yang dicemooh teman-temannya atas keyakinannya pada yang tersalib. Di situ dilukiskan bahwa yang disalib adalah orang berkepala keledai, alias dungu; bodoh pula…
-

Sempurna
Posting kemarin menyinggung salah satu buah relasi autentik dengan Tuhan sebagai pribadi, bukan bukan sebagai ideologi. Keadilannya akan melampaui keadilan ahli Kitab Suci yang cuma ribet dengan hukum agama atau keadilan orang Farisi yang korup. Ya sebetulnya kontradiktif, wong adil kok korup, wong adil kok cuma berpatokan pada hukum agama. Akan tetapi, ya begitulah pemuka…
-

Hidup Agama
Kalau hidup keagamaan Anda tidak lebih benar dari kehidupan keagamaan ahli-ahli Taurat dan orang-orang Farisi, sesungguhnya Anda tak akan masuk ke dalam Kerajaan Surga. Kerajaan Surga ini bukan kerajaan setelah Anda masuk liang kubur atau jadi abu tabur di laut; karena, kalau begitu, semua orang ya bakal masuk dong. Kerajaan…