Category: Daily Reflection

  • Self-control

    Self-control

    Allah memberikan kepada kita bukan roh ketakutan, melainkan roh yang membangkitkan kekuatan, cinta, dan penguasaan diri. Kurang lebih begitulah kata-kata yang disampaikan Paulus, yang pertobatannya dipestakan dalam liturgi Gereja Katolik kemarin, kepada muridnya, Timotius, yang diperingati pada hari ini. Kalau Anda membaca pesan itu dalam Kitab Suci berbahasa Indonesia, Anda…

  • Racun

    Racun

    Bayangkanlah Anda menemukan lampu Aladdin dan karena jin di dalamnya begitu murah hati, Anda diberi kemampuan untuk mengusir setan, bicara dalam bahasa baru, tidak celaka bahkan ketika minum racun maut [celakanya setelah minum🤭], menumpangkan tangan kepada orang sakit dan orang sakit itu sembuh. Saya tak tahu apa yang Anda bayangkan,…

  • Manusia

    Manusia

    Karena Allah itu misteri yang tak terpecahkan, kerap orang beragama sekadar memberi kualifikasi pada-Nya dengan kata “maha” untuk segala jenis sifat yang dianggap baik. Jadilah: mahabaik, mahamurah, maharahim, maha mendengar, mahatahu, mahakuasa, dan seterusnya. Akan tetapi, kalau orang kemropok pada mereka yang tampak sok kuasa, lantas berujar dalam hati dengan gaya…

  • Menyenangkan

    Menyenangkan

    Dari premis deskriptif hanya dapat diperoleh kesimpulan deskriptif. Misalnya, premis mayornya berbunyi “semua yang dirawat di Rumah Sakit Jiwa adalah orang gila”. Premis minornya berbunyi “Giblig dirawat di Rumah Sakit Jiwa”. Jadi, kesimpulannya juga deskriptif: Giblig adalah orang gila. Kalau kesimpulannya normatif (misalnya: memang seharusnya Giblig dirawat di Rumah Sakit…

  • Konektor

    Konektor

    Secara teoretis, tujuan hidup orang beriman itu sederhana banget: hidup bersama Dia dan mewartakan kebersamaan itu dalam relasinya dengan panci, cangkir, komputer, meja-kursi, ikan, tanaman hias, adik-kakak, (mantan) pacar, suami, istri, mertua, anak-anak, tetangga, Pak RT, dan seterusnya. Sesederhana itu, apa pun status sosial, jabatan atau kedudukannya. Orang boleh saja…

  • Deklarasi

    Deklarasi

    Setelah rentetan konflik dengan mereka yang punya akses pada kekuasaan politik dan agama, Guru dari Nazareth menyingkir. Konflik penutup yang membuat hidup Guru ini masuk dalam plot kematian justru menegaskan bahwa pesan yang dibawanya persis berkebalikan dengan apa yang diinginkan lawan-lawannya. Hidup Sang Guru tidak bakal ringan sampai matinya dan…