Category: Daily Reflection

  • Centro

    Centro

    Anda yang gemar berbelanja di mal tentu pernah mendengar kata centro dan kiranya tahu bahwa itu berarti pusat. Menariknya, pusat itu tidak tunggal; sekarang di mana-mana ada pusat. Pusat oleh-oleh, pusat servis komputer, pusat belanja, pusat komunikasi, dan sebagainya. Ada tendensi orang untuk menjadi pusat, bahkan jika tidak memakai kata…

  • Tuhan Baru

    Tuhan Baru

    Sebagaimana akhir tahun hanyalah kategori pikiran manusia, begitu juga awal tahun. Maka, tahun baru pun hanyalah bingkai orang untuk memaknai atau menata realitas yang ada di hadapannya (seharusnya) dengan cara atau conditionings baru. Tak mengherankan, ada begitu banyak bingkai tahun baru seturut keyakinan religius atau kultur tertentu. Yang lebih runyam…

  • Up and Down

    Up and Down

    Akhir tahun hanyalah kategori pikiran orang untuk memahami kenyataan dan menata hidupnya, sebagaimana akhir FPI¹ bisa jadi hanya awal FPI², FPI³ dan seterusnya. Yang penting bukan kategori waktu, entah akhir atau awal, atau pangkatnya, melainkan substansinya. Nah, sejujurnya, saya tidak mengerti apa itu substansi, atau mungkin lebih tepatnya, saya tidak…

  • Harapan Janda

    Harapan Janda

    Pernahkah Anda menikah pada umur belasan tahun dan hidup bersama pasangan Anda selama tujuh tahun, lalu pasangan Anda meninggal dunia dan Anda menjanda atau menduda selama 60 tahun? Pasti belum pernah dong! Saya tidak akan pernah, bahkan kalau Allah memberi saya umur 110 tahun! Teks bacaan hari ini menampilkan sosok perempuan…

  • Uzur-uzur Bahagia

    Uzur-uzur Bahagia

    Orang uzur, apalagi yang punya penyakit kronis, digolongkan ke dalam kelompok rentan terhadap virus covid-19. Sebagian dari mereka merasa diri sebagai kelompok terbuang karena dianggap tak berguna oleh orang lain. Sebagian lagi, yang semestinya lebih bahagia, tak ambil pusing dengan kategori utilitarian di sekelilingnya. Kenapa? Karena, seperti tokoh uzur dalam…

  • Kerapuhan Cinta

    Kerapuhan Cinta

    Sudah sejak penciptaan, Allah menahan diri dari intervensi langsung terhadap semesta dan memercayakan keberlangsungan hidup kepada kebebasan manusia. Itu berarti Allah terbuka pada potensi kejahatan yang mungkin saja dibikin aktual oleh manusia sendiri, sebagaimana ditanggung oleh anak-anak tanpa dosa yang jadi korban ketamakan kuasa. Tiada cinta tanpa kerapuhan atau kelemahan: sudah…