Category: Daily Reflection
-

Wajah On-Off
Anda tentu mengerti suatu perkawinan politik dalam sejarah dinasti kerajaan-kerajaan di Indonesia. Dalam skala yang lebih kecil, saya harap Anda masih ingat kritik sosial yang disodorkan novel Siti Nurbaya. Relasi kekuasaan, relasi kepentingan, relasi kerumunan bin keroyokan menghimpit relasi antarpribadi, relasi personal. Ini melecehkan kemerdekaan orang. Tentu, hal serupa terjadi…
-

Jalan Damai
Di Kota Gudheg ini, saya beberapa kali jogging melewati Gang Toleransi, tapi belum pernah sekali pun saya jogging melalui Jalan Damai. Kejauhan. Saya yakin kepala dan pundak saya kuat, tapi lutut kaki tidak #halah. Mungkin kenyataan itu memihak keyakinan saya bahwa toleransi jauh dari damai. Toleransi tidak identik dengan damai.…
-

Kapital
Belum genap seminggu ada wacana mengenai talenta, hari ini disodorkan lagi bacaan mengenai talenta, tapi dengan kata yang berbeda: mina. Sebetulnya alur ceritanya ya sama, tetapi teks bacaan kali ini lebih insinuatif terhadap ajakan untuk memperkaya yang sudah kaya dan mempermiskin yang sudah miskin. Kitab Suci macam mana ini memberi…
-

Lirikan Matamu 2
Tahun lalu sudah ada posting dengan judul Lirikan Matamu, dengan acuan lagu dangdut gubahan A. Rafiq. Sebetulnya lagu itu juga nongol lagi di kepala ketika mendapati narasi teks bacaan hari ini, tetapi baiklah judulnya saja yang saya pakai lagi. Pokoknya, dua tokoh hari ini menunjukkan level pandangan yang berbeda: yang satu…
-

Heaven’s Got Talent
Kemarin saya garis bawahi bahwa talenta dalam narasi Kitab Suci bukanlah talenta seperti anggapan orang pada umumnya sebagai potensi bakat atau kemampuan bawaan orang, entah itu berkenaan dengan keindahan atau kepintaran. Kenapa saya garis bawahi? Karena itu sekurang-kurangnya memerdekakan saya sendiri dan siapa saja yang mungkin tak punya potensi bakat…
-

Talenta
Orang yang sungguh rendah hati tidak memendam talentanya, tetapi meletakkannya dalam pelayanan kepada Allah dan sesama. Klausa terakhir ini penting untuk menghindarkan tafsir kapitalis atas perumpamaan tentang talenta dalam teks bacaan hari ini. Bukan apa-apa, dalam kultur superfisial, perumpamaan ini sangat cepat terhubungkan dengan bagaimana orang mengembangkan bakatnya sebagai aktualisasi…