Category: Personal Notes
-

Terima Kasih Ahong
Ini ungkapan terima kasih kepada seorang anak yang tak saya ketahui lagi di mana keberadaannya. Saya bertemu dengannya sekitar 22 tahun yang lalu, saat saya masih 22 tahun (wah ketauan deh umur saya), di rumah sakit untuk penderita cacat ganda di Pakem, Kaliurang, Yogyakarta. Saya bekerja di rumah sakit itu…
-

Islam-Islam Kok Teroris
Ini sharing daripada sharing seorang kenalan dari salah satu negara besar di Afrika yang mayoritas penduduknya muslim. Sebutlah namanya Nadia. Dia seorang muslimah yang saat itu sedang menyelesaikan studi doktoralnya di Eropa, dan studi yang dia tekuni lumayan bikin parno alias paranoid: filsafat Augustinus. Memang ketertarikannya kepada filsafat Agustinus sudah…
-

Allah Melawat, Manusia Nglayap
Hari Raya yang paling tidak saya sukai adalah Hari Natal karena saya berasal dari keluarga miskin. Memang tidak sukanya bukan pertama-tama karena status keluarga miskin itu sih. Status (yang memang cocok dengan keadaan) miskin malah menyenangkan karena setiap menjelang Natal itu saya senantiasa mendapat jatah ‘Aksi Natal’ berupa baju-baju bekas…
-

Taat Itu (Tak) Sederhana
Ketaatan manusiawi tak pernah sesederhana ketaatan kawanan bebek pada leader mereka justru karena setiap orang punya hati nurani. Kalau taat itu sederhana, tentu tak mungkin ribuan imam setelah Konsili Vatikan II meninggalkan hidup selibat karena hidup selibat sudah ada hukumnya; orang tinggal menuruti saja apa yang tertera pada hukum itu.…
-

Saya Ditegur Uskup
Ini kisah nyata, tetapi pura-puranya saya yang jadi tokoh utamanya ya. Tak perlu cari-cari tahu siapa tokoh sebenarnya. Yang penting justru cari tahu pesannya aja: saya mendukung uskup yang begitu bijak menyikapi kekisruhan di antara para gembala dan dombanya. Saya ini pastor paroki, dan bukan pastor paroki baru, tapi baru kali ini…
-

Catatan untuk Seksi Liturgi (2)
Mengetik tanpa memandang monitor dan keyboard bukan hal luar biasa. Pernah suatu kali saya menjadi notulis dan mengetik secara verbatim apa yang disampaikan pembicara seminar dan bersamaan dengan itu saya bertanya jawab dengan teman yang saat itu memerlukan sesuatu. Jari terus mengetik yang dikatakan nara sumber, mata tertuju pada teman…
You must be logged in to post a comment.