Category: Personal Notes
-

Takut Beribadah?
Andaikan. Andaikan saja ini ya. Anda dipaksa bungkam selama tiga puluh hari tiga puluh malam. Anda tak punya daya untuk mengomunikasikan diri selama sebulan itu. Kata, frase, atau kalimat pertama apa yang akan Anda lontarkan setelah Anda bisa bicara lagi? Nah, itu sebulan. Kalau sembilan bulan, bagaimana? Zakharia sembilan bulan…
-

Gusti Ngantuk
Anda mungkin sering mendengar ungkapan bahasa Jawa “Gusti ora saré” alias “Tuhan tidak tidur”, tetapi pernahkah Anda membaca tulisan bahwa “Tuhan ngantuk”? Pasti pernahlah karena Anda sudah sampai pada kalimat ini. Seperti itulah ungkapan-ungkapan yang disebut antropomorfis: upaya memberi kualifikasi terhadap Tuhan dengan atribut-atribut manusiawi, karena memang hanya dengan bahasa…
-

Sekadar Simbol?
Pada mulanya adalah sebuah komik. Latar belakangnya adalah narasi yang sudah diulas pada link ini. Mengenai duduk perkaranya sendiri saya tak ambil pusing, apalagi kalau sudah tersusupi agenda politik. Catatan ini saya buat sekadar untuk memberantas kebodohan (orang beragama) dan memerangi kemiskinan, habis gelap terbit terang hari depan c(em)erlang. Maka,…
-

Ya Ampun PMP Lagi
Saya adalah pendukung Garuda Pancasila. Saya hafal lagunya, dan saya berusaha mewujudkan substansinya, tetapi saya bertekad untuk tidak mengulangi lagi pelajaran Pendidikan Moral Pancasila maupun Penataran P4. Plis deh. Ini suara darah muda yang memorinya masih kuat dengan kebobrokan Orde Baru. Loh, memangnya PMP dan Penataran P4 itu bagian kebobrokan…
-

Main Data
Kemarin saya baca pengakuan politik dua kaki dan hari ini saya baca pentolan partai berpolitik dua kaki itu jadi berita di sini. Tentu jadi semakin berat tugas KPK untuk memastikan apakah berita itu kosong atau memang tepercaya. Masih ingat kan insight beberapa hari lalu, kalau orang berpikir dengan fokus kebenaran,…
-

Berantas Kebodohan
Apa artinya menjadi orang beriman di tengah zaman yang orang-orang beragamanya menghidupi poligama rebutan kekuasaan? Apa artinya menjadi murid di tempat banyak orang berpedoman “yang lain juga banyak yang melakukannya”? Apa artinya percaya kepada Allah pada saat orang banyak melakukan kebodohan demi kebodohan? Bukan apa-apa, soalnya memang poligama, heteronomi, kebodohan…