Collect moments, not things.
-

Skandal Jepit
Akhir bulan lalu saya dapat surat cinta-bersyarat: saya mesti bayar denda pajak.😂😂😂 Padahal, saya sudah bikin laporan SPT sebelum 31 Maret lalu sesuai dengan bimbingan mas-mas yang baik hati dan sopan (mosok sopran). Andai saja saya bisa bikin lelucon untuk bayar pajak seperti dibuat Guru dari Nazareth itu! Tapi, baiklah nanti saya klarifikasinya dosa saya… Read more
-

Teliti sebelum Beli
Saya punya pengalaman yang baik di dunia ebay, yang setelah saya lihat-lihat lagi seperti too good to be true. Saya pernah membeli kamera yang kalau di toko ya tak pernah saya impikan bakal bisa membelinya, tetapi di ebay itu ada orang yang entah bagaimana menjual kameranya sepertiga harga dari kamera di toko. Memang sih, bekas,… Read more
-

Ikhlasnya Hilang
Beberapa hari lalu Mbah Moen menghadap Tuhan. Hari ini mbah lain, tetangga kantor saya, juga menghadap Tuhan. Mereka punya tinggalan yang baik bagi yang masih berziarah di dunya dan dumay ini. Salah satu yang saya salinkan ke sini adalah petuah Mbah Moen: Petuah itu jugalah yang saya pakai untuk membaca alusi teks hari ini mengenai… Read more
-

Esens Sial
Anda pasti pernah dengar atau baca istilah esensialisme, suatu ideologi pencari hakikat dari objek pengetahuan yang begitu plural. Misalnya: kaum esensialis berpandangan bahwa Katolik itu pasti begini, dan Islam itu pasti begitu, seakan-akan Katolik itu di seluruh jagad begini dan Islam itu di segala tempat begitu. Padahal, Katolik Roma di Italia ya beda dari Katolik… Read more
-

Tanduk Iblis
Setelah posting sapi mengeluh dan manusia bersungut, hari ini puncak keluhan dan sungut-sungut itu disodorkan dalam teks bacaan pertama: bangsa Israel bertikai dengan pimpinan mereka sendiri karena kekurangan air. Entah apa yang terjadi dalam diri Musa sebagai pemimpin bangsa itu. Dia menghadap Tuhannya dan rupanya terjadi kesenjangan antara yang dikatakan dan yang diperbuat Musa setelah bincang-bincangnya… Read more
-

Manusia Bersungut
Saya sudah mengaku bahwa saya sangat jarang memberi uang kepada pengemis dalam posting Pemelihara Harapan Palsu. Di situ saya jabarkan pengalaman langka saya bersama pengemis, yang belum tentu terulang lagi, wong namanya juga langka. Di sini saya cuma mau menegaskan bahwa pada dasarnya saya tidak suka keberadaan pengemis, bagaimanapun bentuknya. Bukan karena saya tidak suka… Read more
