Collect moments, not things.
-

2M God’s Killer
Saya terheran-heran sewaktu kemarin baca judul berita daring “Polisi heran Dahnil Baru Kembalikan Uang 2M Setelah Kasusnya Masuk Penyelidikan”. Saya terheran-heran bahwa polisi heran. Jangan-jangan polisi ini menganggap Dahnil itu nama…. aduh… tak tega saya menyebutkannya. Soalnya, kemarin itu saya jadi sopir merangkap tour guide untuk sebuah field trip bagi para mahasiswa doktoral sebuah universitas… Read more
-

Batas Suci
Anda pasti pernah membaca istilah professional boundaries alias batas-batas profesional dan kiranya juga tahu contohnya dari cerita sejarah di Pulau Jawa misalnya. Betul, Ratu Shima, penguasa Kerajaan Kalingga. Saya cuma dengar sewaktu pelajaran sejarah di SD (atau TK ya saya lupa😂), ratu ini pernah membuat aturan dan meskipun pelanggarnya adalah anggota keluarganya sendiri, ia tetap… Read more
-

Perlu Capres Impor?
Saya terus terang saja ya, tidak bermaksud untuk menjatuhkan pihak mana juga, sewaktu masuk kota Yerusalem tempat ziarah itu, saya tidak menangis, entah terharu atau sedih. Ini tak lebih dari duit dan bisnis, meskipun labelnya adalah ziarah. Sekali lagi, bukan maksud saya menyerang usaha pariwisata atau biro perjalanan yang sangat berjasa besar membantu saya bisa… Read more
-

Mari Berjihad
Tepat jam 00.00 tadi saya klik send untuk menyerahkan paper ujian komprehensif tertulis saya. Deadlinenya sih tanggal 19 November kemarin dan saya tidak tahu apakah 00.00 itu termasuk tanggal 19 atau sudah tanggal 20. Kalau sudah masuk tanggal 20 berarti tidak benar bahwa sehari itu 24 jam karena tak ada waktu untuk 24.00. Bingung gak… Read more
-

Dicari: Liyan
Selalu dibutuhkan liyan untuk bisa melihat. Tanpa liyan, orang tak bisa melihat. Berbahagialah orang yang bernama Liyan, eaaaaa. (Ke mana ya anak itu sekarang? Jangan-jangan sudah berubah jadi Tara Liya yang terkenal itu.) Bukannya yang penting tidak buta ya, Rom, supaya bisa melihat? Iya betul, justru itulah, supaya tidak buta, dibutuhkan liyan. Cobalah melihat tanpa… Read more

