Collect moments, not things.
-

Apa Yang Kupertuhankan?
Tanpa ilmu psikologi mungkin saya tak pernah paham kenapa sewaktu saya kelas dua SD bisa sedemikian cemburu kepada Om saya sendiri karena ia begitu dekat dengan perempuan yang menurut saya waktu itu cantiiik sekali (maklum, neng geulis dari Bandung, Bro’). Saya sih tidak pengen dekat dengan perempuan itu, tetapi gak seneng aja Om saya bisa… Read more
-

Tukang Cukur Tuhan
Seorang temin yang sedang dalam masa honey moon, agak aneh, memposting video yang berbau-bau ketuhanan. Klik di sini untuk link videonya. Klipnya sederhana. Seorang tukang cukur menyodorkan argumentasi bahwa jika Tuhan itu ada, pastilah tak ada penderitaan dan aneka kesengsaraan di muka bumi ini. Si pelanggan keluar dari tempat cukur lalu masuk kembali bersama seseorang… Read more
-

Iman Jelangkung?
Pernah coba buka Kitab Suci, dan sembari menutup mata menunjuk bagian tertentu dari halaman yang terbuka itu dan meyakininya sebagai sebagai kata-kata Tuhan sendiri yang harus Anda lakukan saat itu? Jika itu jadi hobi Anda, pernahkah begitu membuka mata Anda dapati kata-kata,”Enyahlah kau, Iblis!”? Sekiranya itu yang terjadi, siapakah yang akan Anda enyahkan? Diri Anda… Read more
-

Tak Ada Iman Bermodal Ndableg
Kemarin lusa saya diundang makan di resto yang terkenal bersih. Kelihatan dari cara para waitress membersihkan meja kacanya. Lantai juga kinclong dan di depan saya juga ada ibu-ibu yang bukan mahmud lagi tapi kinclong. Saya terpesona dan terbengong-bengong dibuatnya, bukan karena kekinclongannya, melainkan karena gerak gemulainya berjalan menuju tempat kasir dan menjatuhkan tisunya begitu saja… Read more
-

Rebutan Hidayah
Seteru di Timur Tengah yang sejak zaman batu sampai sekarang tak kunjung usai menjadi indikasi jelas bahwa memang tak ada nabi yang dihargai di tanahnya sendiri. Entah berapa nabi terbunuh. Yesus pun gagal membawa damai. Memang sih dia sudah mengatakan sejak awal: aku datang bukan untuk membawa damai, melainkan pedang! (Mat 10,34) Tapi itu jelas… Read more
-

Mulai dari Kamu… Ya, Kamu!
Bencana tak selalu hanya memuat konsekuensi negatif, ada juga potensi positif yang bisa dikuak karenanya. Ini sudah dibahas dalam posting lalu (lih. Kesempatan Sempit). Teks hari ini menyodorkan episode ketika Yesus mendengar Yohanes Pembaptis ditahan karena suara kenabiannya yang panas terhadap tindak-tanduk Herodes. Yesus menyingkir ke wilayah utara, wilayah pagan atau orang-orang yang tak percaya… Read more
