• Tangkap Hidup2!

    Tangkap Hidup2!

    Semakin lama rasanya semakin mengertilah saya bahwa memang Kitab Suci orang-orang Kristen, termasuk yang berbentuk naratif, tidak bisa semata dibaca sebagai kumpulan kronik alias catatan aneka peristiwa dalam lintasan sejarah kronologisnya. Saya ingat dulu ada yang berteori bahwa Guru dari Nazareth itu jenius karena pandai memanfaatkan angin danau yang lari ke daratan untuk membawa suara… Read more

  • Apa Berkahmu

    Apa Berkahmu

    Jikalau kamu mencintai orang yang mencintai kamu, apa berkahmu? Karena orang-orang berdosa pun mencintai orang-orang yang mencintai mereka. (Luk 6,32) Kata ‘berkah’ memang saya pakai untuk mengganti teks terjemahan bahasa Indonesia (yang menggunakan kata ‘jasa’). Menurut saya, ini lebih tepat untuk mengerti bacaan hari ini, yang adalah kelanjutan dari bacaan minggu lalu, yang menyodorkan program… Read more

  • Spirit Dhol

    Spirit Dhol

    Dulu pernah saya singgung bagaimana kemajuan iptek memunculkan hasil ciptaan manusia yang sungguh mengundang decak kagum. Maka, bahkan jika robot ciptaan manusia dapat berpikir seperti manusia super, orang tak perlu mencemaskannya. Pada kenyataannya, AI yang merambah dunia komputasi dalam jaring memunculkan aneka terobosan yang memudahkan hidup orang, meskipun di lain sisi juga bisa menyulitkan orang… Read more

  • Pesta Orang Tua?

    Pesta Orang Tua?

    Momen penampakan Tuhan alias epifania tak terbatas pada peristiwa kunjungan orang Majus ke Betlehem dan pembaptisan Guru dari Nazareth, tetapi juga peristiwa perkawinan di Kana. Tak sedikit orang Kristen yang keliru membaca teks hari ini dan menganggap kemuliaan Tuhan itu terletak pada kemampuan bikin mukjizat, mengubah air jadi anggur, tetapi saya kira itu pemahaman yang… Read more

  • Ternyata Kamu Lemah

    Ternyata Kamu Lemah

    Minggu lalu disinggung bagaimana orang Kristen mengadopsi istilah epifani orang-orang Yunani Kuno untuk memahami penampakan wajah (cinta) Allah. Manifestasi yang ditangkap orang Kristen itu bukan cuma satu, melainkan tiga, yaitu tiga momen atau tiga konteks yang membantu mereka untuk menangkap kehadiran Allah di dunia. Pertama, konteks  kelahiran atau penciptaan, yang bisa menarik perhatian orang pada… Read more

  • Cerita Fani

    Cerita Fani

    Orang-orang Yunani Kuno menggunakan kata epifani (epiphaneia) untuk bicara mengenai penampakan atau manifestasi para dewa lewat mukjizat, dengan kejadian ajaib yang menunjukkan kekuatan mereka yang super. Misalnya dalam suatu peperangan, bisa jadi dewa perang melakukan intervensi sehingga pemujanya menang perang. Dengan kata lain, bagi kaum pagan, jika terjadi epifani, mesti ada hal yang luar biasa.… Read more