Tag: keputusan

  • Cinta Robot?

    Cinta Robot?

    Tak sedikit orang beragama yang tak tahu mengapa mereka beragama. Ini direpresentasikan oleh entrepeneur muda dalam teks bacaan hari ini. Dia sudah memenuhi aneka hukum agama, dari yang sepele sampai yang paling besar, dari yang gratis sampai yang biayanya cuma bisa ditanggung orang-orang yang super kaya. Haiyalah, apa sih yang…

  • Akhir Zaman Now

    Akhir Zaman Now

    Bisakah Anda menengarai orang-orang di sekeliling Anda atau bahkan Anda sendiri bagaimana mempersepsi akhir zaman? Tidak sedikit loh yang merasa perlu klarifikasi tentang akhir zaman dengan menunjuk waktu dan tempat tertentu. Itu tidak begitu berbeda dari upaya orang untuk mengobjekkan Allah, menjadikan Allah sebagai objek pikiran belaka. Dalam Kitab Suci…

  • Hoaks Dulu sebelum Sidang

    Hoaks Dulu sebelum Sidang

    Bahasa iklan itu kadang memantik naluri kebinatangan lebih daripada naluri kemanusiaan. Yang beberapa saat lalu saya baca bunyinya kurang lebih begini: beli dulu, pikir belakangan. Kalau itu ditanamkan dalam diri calon pembelinya, kalimatnya berubah jadi: diskon dulu, butuh enggaknya liat-liat nanti. Kalau itu ditelan oleh buzzer politik: sebarkan dulu seturut orderan, isi di luar…

  • Daripada Galau

    Daripada Galau

    Seorang teman mengirim video amatir di Whatsapp Group saya dan setelah menontonnya saya jadi merasa miris. Ini berkenaan dengan tahun politik yang jadi sebuah medan proxy war. Kalau ini cuma soal 01 vs 02, saya tak merasakan kemirisan itu, tetapi kalau melihat video amatir itu, ini bukan problem 01 vs 02,…

  • Ateis Oportunis

    Ateis Oportunis

    Kemarin sempat saya sampaikan apresiasi terhadap pasangan manten yang melangsungkan upacara pernikahan. Proficiat, hari gini masih berani membuat komitmen. Memang begitulah. Cinta lebih dari sekadar sayang-sayangan atau roman-romanan. Ini adalah soal komitmen, yang berarti adalah soal memilih, soal mengambil keputusan, soal menentukan mana yang jalan yang hendak diambil dan konsisten…

  • Pak Teguh

    Pak Teguh

    Tidaklah sulit menjelaskan kepada para mahasiswa bahwa agama dalam masyarakat majemuk hanya menyumbang dimensi psikologis dalam moralitas dan, dengan demikian juga, politik. Artinya, agama hanya memberikan motivasi, orientasi supaya orang melakukan kebaikan, tetapi tolok ukur kebaikan sendiri tak bisa dimonopoli oleh agama tertentu. Begitu agama melampaui ranah itu dan mau…