Tag: politik agama

  • Salah Wajah

    Salah Wajah

    Semakin saya belajar agama, semakin saya dapati hal-hal konyol di dalamnya, yang sudah saya singgung juga dalam posting Salam Pandir. Saya tidak menjelek-jelekkan agama mana pun, tetapi kalau melihat sejarah agama di dunia ini, memang tak sedikit kekonyolan ditunjukkan di panggung dunia. Salah satu kekonyolan yang mendunia adalah kekonyolan orang-orang…

  • Kenalan Allah

    Kenalan Allah

    Sebutlah saya anak durhaka, tetapi memang kenyataannya rasa kangen kepada keponakan selalu jauh lebih kuat daripada rasa kangen terhadap orang tua saya sendiri. Saya curiga, jangan-jangan orang tua saya pun jauh lebih kangen terhadap keponakan saya, alias cucunya, daripada terhadap saya.😂 Foto jepretan Agung Wilis Yudha Baskoro (@masagungwilis) sempat viral…

  • Dua Presiden

    Dua Presiden

    Sekarang ini kita punya dua presiden, yaitu presiden yang sudah dilantik lima tahun lalu dan presiden terpilih tahun 2019. Nah, presiden terpilih tahun 2019 ini juga ada dua. Yang satu Jokowi, yang lainnya Prabowo. Menariknya, Jokowi belum mendeklarasikan dirinya sebagai presiden terpilih [lha ya untuk apa wong de facto dia memang…

  • Agama Kok Pesimis

    Agama Kok Pesimis

    Pada halaman berita media sosial saya ada video singkat mengenai orang yang membentak-bentak petugas lapas karena tidak diperkenankan menjenguk napi, yang rupanya adalah artis, di hari Minggu. Entah di mana terjadi miskomunikasinya, saya sendiri mendoakan semoga para petugas, aparatur negara bisa bersikap seperti tampak dalam video itu: tidak terpancing emosinya…

  • Salah Sangka

    Salah Sangka

    Saya tidak yakin apakah frase ‘menyimpan semua perkara itu dalam hatinya’ pada teks hari ini berarti menyimpan rahasia dalam hati. Jadi, tak apalah kalau hari ini saya curcol lagi. Kemarin dibahas soal hati nan kudus dan hari ini hati tersuci. Apa bedanya ya? Mirip tapi beda orang. Yang hari ini berkenaan…

  • Sekarang Poligambar

    Sekarang Poligambar

    Kemarin sudah saya perkenalkan poligama, teman poligami, kepada Anda. Entah bagaimana, bacaan hari ini cukup eksplisit melawannya. Kasihan juga sih baru dikenalin dah langsung didemo, tapi ya gimana lagi, tugas saya cuma menyuarakan apa yang perlu disuarakan jé. Poligama ini mencampuradukkan politik dan agama, sedangkan teks bacaan hari ini jelas…