Bangkit = Tobat

Memang seyogyanya umat beriman membersihkan hati sebelum merayakan Natal dan Paska. Gereja bahkan memberi jangka waktu persiapan panjang, masa Adven dan masa Prapaska. Akan tetapi, bahkan dalam rentang satu bulan itu pun belum tentu umat beriman bisa meluangkan waktu untuk pembersihan hati dengan sakramen rekonsiliasi, apapun alasannya. Meskipun demikian, bacaan-bacaan hari ini mengingatkan umat beriman bahwa lingkaran liturgi, betapapun memang perlu ditaati logikanya, tidak perlu hanya dipandang sebagai tata urutan linear satu arah untuk urusan hidup batin (omong apaan sih, Romo, saya gak mudheng alias tidak paham). Idealnya ya ngaku dosa sebelum Natal dan Paska karena pengakuan dosa itu untuk persiapan hari besar.

Akan tetapi, pertobatan gak cuma bisa dilihat sebagai persyaratan perayaan Paska. Pertobatan juga bisa dipahami sebagai buah kebangkitan. Ini tampak dalam bacaan pertama: mungkin orang-orang Yahudi yang mendengar kotbah Petrus pada saat pentakosta itu punya rasa sedih, getun, kecewa, menyesal bahwa mereka terlanjur tak percaya bahwa Yesus dari Nazaret itu sungguh Mesias. Mereka terlanjur membunuh-Nya! Wah… telat deh! Ternyata ya tidak telat! Warta kebangkitan itu menuntun mereka pada pertobatan.

Begitu juga yang dialami Maria di kompleks makam Yesus. Secara sangat manusiawi digambarkan Maria begitu kehilangan sosok Yesus: sudah menderita, wafat, kok ya jenasahnya pun bahkan sampai hilang. Maria belum sungguh mengerti kebangkitan Yesus. Bahkan setelah Yesus menyapanya dengan nama, batin Maria tentu dipenuhi afeksi mendalam yang meluap-luap karena cintanya kepada Yesus, tetapi ia belum melihatnya dalam terang kebangkitan. Ia masih menganggap Yesus yang menyapanya ini adalah Yesus yang sebelum-sebelumnya. Barangkali ia juga masih menyimpan harapan bahwa Yesus yang hadir di hadapannya ini akan menjadi Mesias yang secara fisik akan selalu hadir.

Maria keliru. Yesus menuntun Maria untuk bertobat dengan seruan,”Noli me tangere (baca: tanjere)” yang artinya kira-kira “Jangan sentuh aku.” Tentu, Maria ingin memeluk Yesus. Pada kisah lain diungkapkan perempuan sujud memeluk kaki Yesus yang bangkit. Kok gak ditendang Yesus dengan mengatakan,”Hey, don’t touch me, please!” begitu ya? Ya tidak, sujud perempuan itu sebagai ungkapan menyembah Yesus yang bangkit.

Pesan ini adalah pesan pertobatan yang mesti diwartakan Maria kepada kumpulan murid-murid-Nya: Aku memang hadir menyertaimu, tetapi tidak dengan cara seperti dulu dalam hal fisik, tidak seperti gambar-gambar bahwa Aku main basket bersamamu, main komputer bersamamu, main musik bersamamu dan sebagainya… itu gambaran untuk anak-anak! Iman yang dewasa mesti lebih berpangkal pada penyertaan Roh Kristus: bahwa Roh-Nya menggerakkan api jiwaku, memantik greget hidupku sehingga orang bisa melihat bahwa aku happy sungguhan, bersemangat dan benar-benar aku rapopo!


SELASA DALAM OKTAF PASKA

Kis 2,36-41
Pada saat Roh Kudus turun kepada para rasul, Petrus berkata bahwa hendaknya seluruh kaum Israel tahu persis bahwa Allah telah membuat Yesus yang telah mereka salibkan itu menjadi Tuhan dan Kristus… Orang-orang yang menerima perkataannya itu memberikan diri dibaptis dan jumlah mereka pada hari itu bertambah kira-kira 3000 jiwa.

Yoh 20,11-18
Maria (Magdalena?) meratap, menangisi hilangnya jenasah Yesus di makam. Ia mengira bahkan Yesus sebagai tukang kebun yang tahu di mana jenasah Yesus. Begitu namanya dipanggil, Maria ngeh bahwa Yesus telah bangkit. Spontan afeksinya meluap-luap dan ia ingin memeluk Yesus, tetapi kali ini Yesus mengarahkan Maria pada hal yang lain: Aku memang tetap bersama kamu, tapi jangan lagi mengandalkan kehadiran fisik, wartakanlah kabar gembira.

3 replies

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s