Show Your Resurrection

Pada hari-hari ini saya disodori wacana yang agak mengejutkan berkenaan dengan event yang dirayakan Gereja Katolik. Wacana ini tidak datang dari orang non-Katolik sehingga berbau penistaan atau pelecehan, kalau bukan serangan. Wacana itu disodorkan dalam lingkungan Gereja Katolik. Yang pertama berkenaan dengan keyakinan pribadi soal kelak pada saat kebangkitan badan (seperti tercantum dalam syahadat), badan mana yang dibangkitkan: biologis atau spiritual. Yang kedua berkenaan dengan pendapat pribadi mengenai Putra Allah atau Allah Putra. Dyarrrr kowé piyé arêp njawabé!

Saya berangkat saja dari bacaan kedua hari ini, yang difilmkan dengan judul Risen (2016), dengan dua catatan. Pertama, saya tak merasa perlu menganggap narasi hari ini sebagai bagian dari Kitab Suci atau film Risen itu sebagai cerita fiksi untuk menyatakan bahwa Kristus memang telah bangkit. Yang kedua, saya atau Anda, tak perlu jadi pemeluk agama Kristen hanya karena mengakui bahwa guru dari Nazareth itu bangkit dari mati. Sering terjadi agama tak sejalan dengan keyakinan pribadi seseorang karena agama sudah bercampur dengan aneka macam kepentingan politis.

Dalam film Risen ditunjukkan bagaimana pemuka agama Yahudi berusaha memastikan bahwa jenazah guru dari Nazareth tak hilang dari kubur. Ini tak diceritakan dalam bacaan hari ini. Film Risen mengasumsikan bahwa wacana kebangkitan yang pada hari-hari itu disinggung guru dari Nazareth itu sungguh diperhitungkan oleh pemuka agama Yahudi sehingga mereka membuat kalkulasi, plan B, kalau-kalau memang kebangkitan itu terjadi, teori pencurian mayat bisa diviralkan. Plan B ini yang dituliskan dalam bacaan hari ini, dan mungkin teori konspirasi itu juga masih terdengar sampai sekarang, sesuatu yang saya ragukan karena intuisi saya kok cenderung mengatakan it’s too good to be true bahwa hoax bertahan selama dua millennia, jadi pijakan gerakan yang meskipun melalui masa gelap, de facto berkontribusi bagi perkembangan moral kemanusiaan.

Njuk hubungannya dengan wacana di pembukaan tadi apa, Mo? Ya entah itu kebangkitan badan biologis atau badan spiritual (yang saya juga tak mengerti kayak apa itu badan spiritual), kebangkitan badan itu ialah kebangkitan yang sudah ditunjukkan oleh guru dari Nazareth itu. Tetap misterius, jadi pertentangan sepanjang sejarah.
Njuk soal Putra Allah atau Allah Putra? Yang Katolik Ortodoks mungkin mengklaim yang benar ialah Putra Allah, sedangkan Katolik yang lain keukeuh berkeyakinan bahwa guru dari Nazareth itu ialah Allah Putra.

Saya keukeuh pada keyakinan bahwa agama itu punya aneka unsur yang berkelindan dan membuat aneka rumusan seturut pola pikir dunia perumusnya. Wacana mengenai Putra Allah atau Allah Putra menyeret saya pada paradigma filsafat Yunani dan sekitarnya. Saya orang Jawa, meskipun belajar filsafat Yunani juga (dapat C atau D ya saya lupa), tetapi inner quest yang hidup dalam diri saya ialah bagaimana keintiman dengan Tuhan itu membangkitkan hidup orang, entah orang itu mau dijuluki Putra Allah atau Allah Putra. Maka, adalah lebih berguna meminta orang menunjukkan kebangkitannya daripada menjelaskan mana yang Putra Allah dan bagaimana yang Allah Putra.

Ya Allah, berilah kami kekuatan untuk bangkit dari kultur kematian yang memanipulasi hidup kami. Amin.


SENIN DALAM OKTAF PASKA
2 April 2018

Kis 2,14.22-32
Mat 28,8-15

Posting 2017: Dijual: Harga Diri
Posting 2016: Baper Bikin Blur

Posting 2015: Tidur Aja Dapat Duit

Posting 2014: Money Politics In The Bible

1 reply

  1. Lhaaa.. emang Yesus agamanya katolik yak.. rumusan Allah Putra atau Putra Allah kan di rumusin orang kristen.. bikin pusing (kalo mau pusing).. menarik diri ke dalam penghayatan tentang Kristus, mungkin lebih berarti dan bermakna daripada berhenti pada suatu rumusan trtentu dn tdk mau menggali lebih dalam apa yg tersirat darinya.. #ngomongopoakuiki… sorry ya Mo.. Berkah Dalem

    Like

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out /  Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out /  Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out /  Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out /  Change )

Connecting to %s