Hidup Jalan Bener!

Saya hidup di Jalan Bener, tetapi bukan itu yang mau saya ceritakan. Syahdan seorang doktor perempuan di bidang sains begitu getol meminta jatah anggaran tinggi untuk fakultasnya. Ia punya posisi penting di universitasnya dan suaranya diperhitungkan dewan penyantun. Alasannya, fakultas itu layak mendapatkan anggaran tinggi karena menghasilkan produk teknologi yang jelas berguna bagi masyarakat, tidak seperti fakultas ilmu sosial, humaniora, filsafat [apalagi teologi] yang gak jelas juntrungannya.

Di balik pola pikir itu tersembunyi asumsi bahwa yang berkontribusi besar pada perkembangan masyarakat ialah produk teknologi canggih yang mempermudah kemajuan hidup masyarakat. Ini paralel dengan sosok Tomas dalam teks bacaan hari ini. Ia dikenal sebagai sosok yang minta kejelasan bukti fisik untuk memercayai sesuatu dan sekarang pun pertanyaannya berbau-bau kejelasan macam itu. Mesti jelas dulu gurunya ke mana supaya bisa mengikutinya. Akan tetapi, mengikuti guru bukan soal nginthil sang guru. Ini soal meneladan guru.

Maka, pertanyaan Tomas itu dijawab dengan statement khas: Akulah Jalan, Hidup, dan Kebenaran. Tomas tak perlu risau soal tempat akhirnya; yang penting ialah jalan yang menuntun orang pada kehidupan dan kebenaran. Itu juga berlaku bagi semua orang beriman, apapun agamanya. Tak perlu risau mengenai surga-neraka karena toh kerisauan tak membantu pencapaiannya juga. Hambok orang ditakut-takuti hukuman belatung atau setrika membara atau apalah, yang diproduksi di situ bukan Jalan, melainkan ketakutan.  

Yang dibutuhkan umat beriman ialah Jalan itu tadi, yang menuntun orang pada Kebenaran dan Kehidupan. Maka dari itu, setiap orang beriman mesti bertanya pada dirinya sendiri: apakah pilihan-pilihannya mengarah pada Kebenaran dan Kehidupan. Pilihan-pilihan itu adalah Jalannya dan orang mesti mawas diri apakah pilihan-pilihannya memang jadi Jalan kepada Hidup dan Kebenaran itu.

Kembali ke cerita awal tadi, si doktor perempuan itu diingatkan koleganya,”Apakah Anda lupa bahwa Anda sebagai perempuan bisa punya posisi di sini karena perubahan sosial juga?” Betul. Mesin uap memang memengaruhi perubahan zaman. Begitu pula mesin cetak dan segala macam hasil teknologi lainnya. Akan tetapi, di balik pencapaian itu semua ada pergeseran cara berpikir dan itulah persis yang jadi perhatian ilmu-ilmu humaniora semacam sosial, budaya, politik, filsafat [teologi juga deh].

Saya sih setuju saja kalau fakultas sains mendapat alokasi anggaran yang sewajarnya untuk keperluan riset dan produksi teknologi, mungkin lebih dari keperluan riset fakultas humaniora, tetapi pilihan ke arah itu tidak dilandasi oleh paradigma bahwa sains lebih jelas menyumbang sesuatu kepada masyarakat. Itu tidak menuntun pada Kebenaran dan Kehidupan, dan dengan demikian, pilihan itu bukanlah Jalan seperti disinggung dalam bacaan hari ini.

Begitulah pertanyaan hari ini: apakah pilihan-pilihan jalan yang kita ambil sungguh mengarahkan kita pada Kebenaran dan Kehidupan? Kalau tidak, kita sedang mempersaksikan jalan kehancuran. Maka, jangan sampai keliru mengganti presiden yang sudah menunjukkan gejala-gejala Kebenaran dan Kehidupan, hahaha. Penyelesaian proyek-proyek mangkrak memang bukan segalanya, tetapi itu indikasi bahwa presiden ini nih emang beda banget dari yang sebelum-sebelumnya.

Ya Allah, berilah kami kebijaksanaan untuk memilih Jalan yang sungguh menuntun kami pada Kebenaran dan Kehidupan. Amin.


JUMAT PASKA IV
Peringatan Wajib S. Petrus Kanisius SJ
27 April 2018

Kis 13,26-33
Yoh 14,1-6

Posting 2017: You’ll Never Walk Alone
Posting 2016: Mau Ngapain Eaaa…
 
Posting 2015: Life as A Staircase

Posting 2014: Yesus Arogan Skale’

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out /  Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out /  Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out /  Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out /  Change )

Connecting to %s