Dari Yakin Kok Pasti

Saya yakin Anda ingat lirik lagu Syukur, sekurang-kurangnya kalimat pertama: dari yakinku teguh. Akan tetapi, saya tak bisa memastikan apakah Anda bisa menyanyikannya seturut gubahan Husein Mutahar. Dua modalitas ini, keyakinan dan kepastian, saya pakai untuk membaca teks bacaan hari ini. Teksnya mengatakan: kalau orang tahu pasti jam berapa perampok datang, ia tak akan membiarkan rumahnya dibongkar. Jelas, tak butuh Kitab Suci untuk mengetahui naluri kemanusiaan itu. Yang penting dari Kitab Suci adalah undangannya untuk berjaga-jaga dalam ketidakpastian itu.

Kemarin saya mengikuti bedah buku guru saya (Jalan Baru Kepemimpinan dan Pendidikan) dan salah satu topik yang menarik perhatian saya untuk membaca teks hari ini ialah kerangka pembedaan antara kejelasan dan kepastian. Kalau mau langsung dipakai untuk melihat teks bacaan hari ini ya bisa dibilang begini: sikap berjaga-jaga adalah sikap mencari kejelasan di tengah perkara yang tidak pasti. Tak seorang nabi pun memastikan jam berapa terjadi kiamat, dan kalau ada orang yang memastikan kapan kiamat datang, ia pasti bukan nabi. Kenapa? Karena kepastiannya muncul setelah kiamat terjadi, dan kalau kiamat terjadi, entah orang tadi ada di mana dan… siapa yang butuh menyebutnya sebagai nabi toh? Wis kiamat, Dab! Tangi, tangi!

Yang saya suka dari Guru dari Nazareth ialah bahwa beliau tak ambil pusing perkara kiamat itu. Dunia sana sudah ada yang urus, kita urus saja dunia sini, dan cara mengurusnya ialah antara lain dengan sikap berjaga-jaga tadi.

Adalah wajar bahwa orang mencari kepastian sekalipun sudah berkali-kali dikatakan bahwa satu-satunya kepastian ialah ketidakpastian itu sendiri.🤣 Akan tetapi, baiklah kita akui saja bahwa manusia itu umumnya mengejar kepastian. Indikatornya ialah adanya hukum, yang diasumsikan punya kepastian dan keadilan. Bahwa suatu hukum itu adil atau tidak, masih bisa diperdebatkan, tetapi kalau hukum itu tak pasti, apa gunanya hukum? Maka dari itu, kepastian memang erat terkait dengan perkara aturan/hukum, yang memastikan mana yang boleh atau yang harus.

Persoalannya tidak terletak pada hukumnya sendiri, melainkan pada bagaimana hukum yang pasti itu dibikin. Paralel dengan itu, pencarian kepastian bukanlah problem. Masalah terjadi jika pencarian kepastian itu didasarkan pada keyakinan semata. Itu yang bisa bikin hidup ini jadi ambyar. Cobalah Anda mencari pasangan hidup berdasarkan keyakinan semata. Saya jamin, pilihannya dua: (1) Anda tak kunjung yakin juga sepanjang segala abad atau (2) Anda yakin “dialah orangnya” dan belakangan terbukti “ternyata bukan dia orangnya”. Dua-duanya ambyar.
Ah gak juga, Rom. Dulu saya memilih pasangan dengan modal keyakinan tadi, nyatanya sampai sekarang baik-baik aja.

IMHO, yang membuat sampai sekarang baik-baik aja bukan keyakinan Anda dulu bahwa “dialah orangnya” (seperti Samuel yakin Daud pilihan Allah), melainkan keterlibatan Anda dan pasangan untuk berkomunikasi, keterbukaan untuk membuat pilihan-pilihan yang jelas berdasarkan perhitungan atau analisis yang jernih atas hidup Anda berdua. Ini perkara kejelasan: Anda mau apa dengan hidup ini, bersama siapa, bagaimana, dan seterusnya. Apakah kejelasan ini pasti menjamin masuk surga? Ya emboh! Yang penting Anda berjaga-jaga dengan kejelasan itu.

Tuhan, mohon rahmat supaya kami sungguh mampu terlibat dalam karya cinta-Mu. Amin.


RABU BIASA XXIX A/2
21 Oktober 2020

Ef 3,2-12
Luk 12,39-48

Rabu Biasa XXIX B/2 2018: Situ Tuhan?
Rabu Biasa XXIX C/2 2016: Anytime Now
Rabu Biasa XXIX A/2 2014: Jangan Lupa Bernafas

1 reply

  1. Dlm movie MI: Fallout, Ethan Hunt dn IMF Team nya, semua bertindak totalitas berpedoman keyakinan pd teman tim.
    Dlm The Commuter, Liam Neeson bertindak totalitas berpedoman keyakinan pd org asing.
    Dlm Flightplan, Jodie Foster bertindak totalitas berpedoman keyakinan pd dirinya sendiri.
    Keyakinan (bkn gelap mata) yg membuka cakrawala kejelasan demi kejelasan menuju kepastian (kebenaran kecil). #kangenbioskopdotcom#😔

    Like

Leave a Reply

Please log in using one of these methods to post your comment:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out /  Change )

Google photo

You are commenting using your Google account. Log Out /  Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out /  Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out /  Change )

Connecting to %s