Waras

Published by

on

Katanya, jika Anda menghubungi 911, sebelum Anda bisa menyampaikan keadaan darurat yang menimpa Anda atau orang di sekitar, Anda mesti menjawab empat pertanyaan dulu. Mungkin itu bisa mengurangi kepanikan Anda. “Siapa nama Anda? Tahukah Anda posisi Anda sekarang di mana? Hari apakah ini atau jam berapa sekarang? Apa yang terjadi?” Kalau Anda tidak bisa menjawab pertanyaan-pertanyaan itu, barangkali laporan Anda dianggap sebagai hoaks atau malah Anda dicap sinting.

Betul, empat pertanyaan itu sekurang-kurangnya membantu petugas bahwa Anda sadar diri, sadar lingkungan, sadar hari dan tidak mengalami demensia, dan akal sehat Anda berfungsi. Coba saja Anda hubungi 911 lalu segera laporkan bahwa tiba-tiba begitu banyak kendaraan berhenti di jalan karena lampu merah menyala. Itu tentu bukan hoaks, tetapi problemnya ada di kepala Anda.

Yang dirayakan dalam liturgi Gereja Katolik hari ini memang jelas menunjuk dogma Gereja Katolik, tetapi alih-alih mempergunjingkan dogmanya sendiri, lebih baik menyelisik problem di kepala Anda dan saya sendiri berkenaan dengan Maria yang dikandung tanpa noda. Sudah saya singgung empat tahun lalu sih: dogma ini bisa menempatkan Maria seperti superwoman dan doktrin dosa asal dipahami secara genetis. Kalau Anda memahami begitu, ada masalah dengan kepala Anda: dosa asal diturunkan dari Adam dan Hawa, dan karena semua orang adalah keturunan Adam dan Hawa, Maria ini adalah pengecualian karena tak ternoda dosa asal. Padahal, dogma itu kan datang belakangan, seperti teologi kucing yang saya singgung beberapa hari lalu.

Jika teks-teks hari ini dicermati, kelihatan bahwa yang membuat Bunda Maria tak bernoda ialah discernment yang dibuatnya sepanjang hidup: tak membiarkan logika ular yang menipu Adam dan Hawa. Alih-alih melempar aneka kesalahan ke luar, Bunda Maria mengambil tanggung jawab untuk mengambil keputusan. Akan tetapi, ngambilnya gak kebanyakan, gak sampai mengambil alih kompetensi Allah. Sebaliknya, seluruh hidup Bunda Maria adalah wujud hadiah cinta ilahi.

Itu tidak mengatakan bahwa dalam hidupnya, Bunda Maria tak mengalami godaan. Mungkin malah sebaliknya: godaan datang bertubi-tubi, tetapi Bunda Maria tak pernah membiarkan logika ular berfungsi dalam pengambilan keputusannya. Beliau bukan sosok superwoman, melainkan pribadi seperti Anda dan saya, tetapi setiap keputusannya senantiasa didasari kesadaran penuh untuk menjawab pertanyaan dasar 911 secara waras.

Tuhan, mohon rahmat kesadaran supaya hidup kami on the right track dalam kebahagiaan sejati cinta-Mu. Amin.


HARI RAYA SP MARIA DIKANDUNG TANPA NODA
(Senin Adven II)
9 Desember 2024

Kej 3,9-15.20
Ef 1,3-6.11-12

Luk 1,26-38

Posting 2020: Where are you now?
Posting 2019: Sudah Korupsi Hari Ini?

Posting 2018: Bikin Gaduh Artinya…
 
Posting 2017: Ya Ampun Donald

Posting 2016: Masih Adakah Harapan?
 

Posting 2015: Yang Mulia Beneran

Posting 2014: Takut Dosa, Emang Perlu Gitu?

Previous Post
Next Post