Collect moments, not things.
-

Pre-Order Agama
Dalam praktik Gereja Katolik pada Abad Pertengahan dulu ada kebiasaan memotong rambut pria yang jadi biarawan atau pertapa. Sebutannya tonsura. Gaya potongannya kèk gini nih: Menariknya, kebiasaan ini tidak hanya diterapkan pada mereka yang sudah jadi biarawan (sebagaimana mereka yang diterima sebagai cantrik biksu digunduli). Kalau saya tak salah ingat, bahkan rambut anak laki-laki yang Read more
-

Wajah On-Off
Anda tentu mengerti suatu perkawinan politik dalam sejarah dinasti kerajaan-kerajaan di Indonesia. Dalam skala yang lebih kecil, saya harap Anda masih ingat kritik sosial yang disodorkan novel Siti Nurbaya. Relasi kekuasaan, relasi kepentingan, relasi kerumunan bin keroyokan menghimpit relasi antarpribadi, relasi personal. Ini melecehkan kemerdekaan orang. Tentu, hal serupa terjadi pada zaman now, juga dengan Read more
-

Jalan Damai
Di Kota Gudheg ini, saya beberapa kali jogging melewati Gang Toleransi, tapi belum pernah sekali pun saya jogging melalui Jalan Damai. Kejauhan. Saya yakin kepala dan pundak saya kuat, tapi lutut kaki tidak #halah. Mungkin kenyataan itu memihak keyakinan saya bahwa toleransi jauh dari damai. Toleransi tidak identik dengan damai. Tak mengherankan, jika Allah menawarkan Read more
-

Kapital
Belum genap seminggu ada wacana mengenai talenta, hari ini disodorkan lagi bacaan mengenai talenta, tapi dengan kata yang berbeda: mina. Sebetulnya alur ceritanya ya sama, tetapi teks bacaan kali ini lebih insinuatif terhadap ajakan untuk memperkaya yang sudah kaya dan mempermiskin yang sudah miskin. Kitab Suci macam mana ini memberi catatan “setiap orang yang mempunyai, Read more
-

Lirikan Matamu 2
Tahun lalu sudah ada posting dengan judul Lirikan Matamu, dengan acuan lagu dangdut gubahan A. Rafiq. Sebetulnya lagu itu juga nongol lagi di kepala ketika mendapati narasi teks bacaan hari ini, tetapi baiklah judulnya saja yang saya pakai lagi. Pokoknya, dua tokoh hari ini menunjukkan level pandangan yang berbeda: yang satu menyodorkan tatapan yang mengobjekkan yang Read more

