Collect moments, not things.
-

What’s Your Goal?
Tujuan menentukan sarana. Ini beda dengan “tujuan menghalalkan cara/sarana”. Yang pertama menempatkan bobot tujuan lebih penting daripada sarana. Yang kedua memutlakkannya sebagai sesuatu yang terpenting. Orang beragama bisa jatuh pada yang kedua dan, akibatnya, melarang orang lain melakukan penyembahan berhala sementara dia sendiri mengganti berhalanya dengan bentuk lainnya: keyakinan, ideologi, pendapatnya sendiri. Lebih mengerikan lagi,… Read more
-

Garis Lucu
Kemarin dalam grup medsos saya nongol sebuah klip video singkat tentang seorang pastor yang rupanya sedang belajar menyanyikan lagu Syubbanul Wathon (Cinta Tanah Air) yang konon dibuat oleh KH Abdul Wahab Chasbullah (1934). Pastor ini sepertinya hendak ikut memeriahkan Hari Santri Nasional, 22 Oktober, dengan menembangkan mars Huzbul Wathon itu. Cinta tanah air adalah bagian… Read more
-

Hukuman Cinta
Saya tak tahu kata ‘cebok’ di benak Anda terasosiasikan dengan pengalaman apa. Saya kira, jika diterjemahkan ke dalam bahasa Jawa, kata itu menjadi ‘cawik’ atau ‘wawik’. Dalam bahasa Inggris jadi ‘wipe’, tapi aneh juga kalau wipernya berbentuk bilah karet yang biasa dipasang di kaca mobil, terlalu lebar.🤭 Biasanya wipernya adalah selampai kertas, dan dengan begitu, tak… Read more
-

Kesucian Milenial
Dalam tradisi agama-agama, ada sebagian orang yang jenazahnya tetap utuh sampai belasan atau puluhan tahun setelah kematiannya. Ini biasanya dikaitkan dengan rida Allah atas kesucian yang dihidupi oleh orang yang bersangkutan. Dalam Gereja Katolik, fenomena ini bisa jadi bagian dari proses beatifikasi dan kanonisasi yang pada umumnya begitu lama sebelum akhirnya bisa disebut sebagai santo… Read more
-

Omnibus Loh!
Kemarin berseliweran rekaman video tentang ‘interogasi’ peserta demo omnibus law yang sebagian besar menandaskan bahwa mereka tak mengerti apa yang mereka protes. Pokoknya dapat bayaran, pokoknya rame-rame, bakar-bakar, tumis-tumis, goreng-gorenglah. Syukurlah, tidak ada demonstrasi tandingan pendukung omnibus law dan peserta demonya diwawancarai. Kalau ada, bisa jadi hasilnya juga sama: menegaskan bahwa mereka tak mengerti apa… Read more
-

Berani Hidup Kekal?
Harus diakui bahwa yang fana memang lebih memikat perhatian daripada yang kekal. Kenapa? Karena kefanaan terikat dengan biologi dan apa saja yang bersifat biologis lebih mudah ditangkap indra. Yang ditangkap indra inilah yang memberi sensasi, dan sensasi itu bisa menyenangkan atau tidak menyenangkan. Yang menyenangkan didekati, yang tak menyenangkan dihindari, kalau tidak dijauhi. Dari sinilah… Read more
