Collect moments, not things.
-

Upah Kemerdekaan
Dengan dua judul berturut-turut “Ndhèrèk Langkung” dan “Dunia Orang Merdeka” kemarin, insight bacaan hari ini mungkin sudah bisa dikondisikan sejak awal: hendaklah semua properti duniawi, entah sedikit atau banyak, tak menyeret orang beriman untuk numpang lewat dengan jadi pribadi yang sungguh merdeka. Jadi, sebetulnya ya sudah cukup itu saja, tak usah dijabarkan lagi. Akan tetapi, selain Read more
-

Dunia Orang Merdeka
Semua orang, sebagai makhluk sosial, sewajarnya berkontribusi bagi kehidupan bersama. Salah satunya dengan pembayaran pajak seturut ketentuan yang berlaku. Apakah ketentuan itu wajar atau tidak, masih bisa dikaji. Konteks narasi bacaan hari ini adalah keadaan ketertindasan bangsa Israel. Konon, separuh dari pendapatan mesti disetorkan sebagai pajak. Ada pajak profesi. Pajak transaksi. Ada juga pajak per Read more
-

Ndhèrèk Langkung
Kalau lewat gang atau jalan dan ada orang yang saya lalui, biasanya saya mengatakan “numpang lewat”. Dalam bahasa Jawa istilahnya ndhèrèk langkung. Saat jogging pagi ini saya melalui jalan yang rupanya sedang disapu warga, yang saya memang tidak kenal. Dari arah berlawanan ada tiga penunggang sepeda dengan kecepatan yang saya kira tak lebih kencang dari Read more
-

Belajar dari Anak
Guru dan murid tak selalu sama dalam pengambilan sikap terhadap kenyataan hidup yang sama. Wajar saja, karena keduanya punya pengalaman dan perspektif berbeda. Ini tidak berarti bahwa guru selalu lebih baik karena pengalaman dan perspektifnya lebih komplet. Lha wong ya namanya baik atau enggak itu bergantung tolok ukur yang dipakai untuk menilainya kok. Pokoknya, tak Read more
-

Batu Banget
Hari ini saya terkesan pada jawaban Guru dari Nazareth yang ditanyai orang Farisi yang hendak mencobainya dengan pertanyaan apakah diperbolehkan laki-laki menceraikan istrinya dengan alasan apa saja. Mungkin seturut dugaan orang Farisi, Guru dari Nazareth menjawab sesuai Kitab Suci: yang dipersatukan Allah, janganlah diceraikan manusia. Nah, di situ orang Farisi seakan menemukan celah untuk menghajar Read more
-

Disinfektan
Ini pengulangan pesan dua hari terakhir kalau orang mau menghidupi kenyataan ilahi: orang perlu menghindari pemahaman diri sebagai pusat dunia dan membangun persaudaraan yang melampaui ikatan primordial yang bersifat tribal. Akan tetapi, kenyataan ilahi seperti itu tak mudah diwujudkan karena bisa terjadi pengkhianatan, penodaan, pelecehan, penistaan persaudaraan sejati. Janji tinggal janji, komitmen tak punya těměn, Read more
