Collect moments, not things.
-

Menang Lagi
Jadi, deal ya bahwa kebangkitan beda dari reanimasi? Loh, ujug-ujug kok langsung kesimpulan.😂 Iya, soalnya ini sudah tulisan ke sekian kalinya mengenai kebangkitan yang dirayakan sebagai peristiwa iman, dan sayangnya sebagian orang malah memperdebatkannya daripada belajar daripadanya. Reanimasi itu seperti dalam film-film kalau orang sudah tak bernafas lalu dipacu supaya bisa bernafas, atau mungkin orang… Read more
-

Receh Tapi Penting
Semakin orang dewasa dalam beriman, semakin ia terserap oleh yang esensial. Semakin kekanak-kanakan imannya, semakin ia terperangkap oleh yang superfisial. Yang lebih mengerikan lagi ialah bahwa ia bisa menganggap yang superfisial itu sebagai yang esensial. Celakanya, yang lebih mengerikan inilah yang pada kenyataannya menjadi virus di mana-mana: orang memaksakan yang kasatmata sebagai sesuatu yang esensial.… Read more
-

Ikhtiar
Sebagian orang menghubungkan konsep herd immunity dengan tagar #Indonesiaterserah sebagai tindakan bunuh diri massal ala killing me softly. “Saya tidak rela menjadi hakim atas perkara yang demikian,” begitu dikatakan dalam teks bacaan pertama. Saya tetap lebih percaya bahwa manusia punya insting kehidupan yang lebih kuat daripada insting kematian. Perkara pilihan-pilihannya sinkron dengan insting yang mana,… Read more
-

Pandemi Agama
Saya tidak bermaksud menambah perasaan negatif Anda, tetapi saya jabarkan contoh tendensi kerapuhan manusia yang berkelindan dengan kerapuhan manusia lainnya. Ini sekadar untuk memahami bahwa penanganan pandemi juga bukan perkara ekonomi semata sehingga perkara-perkara lainnya mesti dipertentangkan dengan kepentingan ekonomi ini. Ceritanya sederhana. Beberapa keluarga miskin menyampaikan kesulitan ekonomi sehingga untuk makan pun mereka mengalami… Read more
-

Separuh Ati
Dalam diri Anda dan saya ada benih ateisme, bahkan meskipun Anda mengklaim diri sebagai pemeluk agama terbaik di sepanjang jalan tempat tinggal Anda. Ini saya yakini atas dasar pengakuan seorang mistikus suci nan sederhana bahwa dalam dirinya ada segala jenis kemungkinan kedosaan. Saya pikir, benar juga ya, wong namanya kemungkinan, entah 99% atau 1% kan… Read more

