• Spiritual Distancing

    Spiritual Distancing

    Social distancing tidak otomatis membuat orang mengalami spiritual distancing, tetapi bisa juga mengarah ke sana. Dalam posting Sarana Receh sudah saya singgung bagaimana virus korona memaksa orang beragama untuk mencari apa yang terdalam pada hidup keagamaan. Kemarin muncul dalam media sosial suatu sajak, yang saya tak tahu penulisnya, yang menggambarkan lebih detil apa yang saya Read more

  • Lencang Belakang

    Lencang Belakang

    Anda perlu mengampuni pemimpin yang melakukan kesalahan, tetapi tak perlu berusaha melupakan kesalahannya. Beberapa hari lalu saya sangat heran (dan sebetulnya marah juga) melihat pengumuman bahwa rute dan jam operasi moda transportasi publik dibatasi. Kalau maksudnya mau mengurangi kerumunan pengguna transportasi publik, kenapa yang dikurangi malah sarana transportasi, dan bukan penggunanya? Saya benar-benar tak mengerti Read more

  • Sarana Receh

    Sarana Receh

    Drastic measures are not always good. Langkah-langkah drastis bin ekstrem tak selalu baik. Ini kritik Paus terhadap tafsiran salah seorang pemimpin Gereja lokal di Italia yang mengikuti lockdown Italia dengan menutup seluruh gerejanya. Bisa jadi ada momen ketika orang perlu mengambil langkah drastis, tetapi dalam kasus ini Paus rupanya tidak melihat momen ini sebagai momen Read more

  • No Lockdown

    No Lockdown

    Kata lockdown begitu populer belakangan ini dan Anda tahu bahwa lockdown pun bisa jadi komoditi untuk politik, bukan? Saya terima pesan panjang via medsos yang berisi kekecewaan dan desakan seseorang kepada presiden supaya diterapkan lockdown. Saya sekubu dengan Jürgen Klopp, sadar diri bukan orang yang kompeten dalam teknis penanganan Covid-19, dan tak akan masuk ke Read more

  • Ampuni Corona

    Ampuni Corona

    Jika Anda mengampuni, itu berarti membuka pintu untuk memerdekakan orang dan menyadari bahwa orang yang dimerdekakan itu tak lain ialah Anda sendiri. Begitu kira-kira kata Lewis B. Smedes. Tindak memaafkan rupanya lebih berkenaan dengan pengelolaan diri daripada wacana mengenai kesalahan, dosa, kejahatan, penderitaan, dan sejenisnya. Ayah yang murah hati dalam teks bacaan kedua hari ini Read more

  • Tafsir Mimpi

    Tafsir Mimpi

    Mungkinkah orang yang tak punya kepercayaan diri memercayai orang lain? Ya mungkin saja, tetapi pada momen ia mulai memercayai orang lain, kepercayaan dirinya terbangun juga. Sekurang-kurangnya begitu deh. Bukan apa-apa, kalau orang tak krasan dengan dirinya sendiri, gimana ia mau krasan dengan orang lain? Bukankah ke mana-mana ia ‘membawa’ dirinya sendiri, entah ada orang lain Read more