Collect moments, not things.
-

Selesai Tapi Belum
Anda yang belum pernah dengar istilah Jawa anyang-anyangěn mungkin bisa melongok posting anyang-anyangěn. Hari ini saya memberi perspektif lain dari anyang-anyangěn [gèk opo cak pentingé anyang-anyangěn pake’ dibahas segala?]. Soalnya, anyang-anyangěn itu menawarkan kelegaan semu. ‘Sudah-tapi-belum’nya bikin gimana gitu. Yang akan saya tawarkan ini juga sebetulnya bikin gimana gitu, tapi lebih membawa kelegaan sejati. Ndelalahnya kan… Read more
-

Pastor Bodoh
Dalam prasangka saya, orang Indonesia itu kalau diberi cerita lalu akan mencari pesan moral cerita itu. Anda tahu, kalau sudah berhadapan moral, orang macam ini spontan berpikir dengan kategori “boleh atau tidak”, “jangan atau harus”, dan sejenisnya. Entah siapa yang mengajarkannya; mungkin alasannya mulia juga: supaya hidup orang bermoral. Padahal, yang menentukan orang bermoral dan… Read more
-

Sudah Korupsi Hari Ini?
Sesaat sebelum landing, pramugari pesawat yang saya tumpangi memberi pengumuman demikian: jangan lupa, besok hari Senin adalah Hari Antikorupsi Sedunia. Begitu cerita tetangga kamar saya yang kemarin mengudara bersama pesawat milik BUMN yang mungkin pernah dipakai untuk mengangkut hasil mutilasi Davidson dan Brompton. Sebetulnya gapapa toh mengangkut mutilasi Davidson dan Brompton, wong ya beli pakai duit… Read more
-

Setip Anyar
Saya sekali saja menginjakkan kaki di padang gurun tempat Yohanes Pembaptis berteriak-teriak dan tak berniat lagi ke sana. Puanasé pol! Jadi “suara yang berseru-seru di padang gurun” kiranya bukan pekerjaan gampang. Bukan saja karena medannya menyiksa, melainkan juga isi suaranya yang susah: Bertobatlah sebab Kerajaan Surga sudah dekat! Zaman now saya kira tak ada lagi yang memakai… Read more
-

Pecat Sana Pecut Sini
PHK pada umumnya menjadi kabar tak mengenakkan, tetapi saya pernah mem-PHK karyawan yang saya nilai sudah tak krasan lagi bekerja di tempat saya dan rupanya fine-fine aja. Ya sebetulnya belum tepat disebut sebagai PHK karena statusnya memang belum karyawan tetap. Akan tetapi, yang mau saya ceritakan bukan istilahnya, melainkan suasana ‘pemecatan’ itu sendiri. Karena tampaknya… Read more
-

Paham Pancasila Rung?
Sekitar dua tahun lalu saya pernah posting soal epistemic humility alias kerendahhatian képologis. Ideologi di balik itu ialah nobody knows everything about anything. Berarti, kalau seorang kepala negara dibilang (du bukan gě)rung paham Pancasila, sebetulnya ya tidak keliru-keliru amat sih. Lain soalnya kalau kepala negara tak paham Pancasila. Aneh. Kalau tidak ada orang yang paham… Read more
