Collect moments, not things.
-

Setip Anyar
Saya sekali saja menginjakkan kaki di padang gurun tempat Yohanes Pembaptis berteriak-teriak dan tak berniat lagi ke sana. Puanasé pol! Jadi “suara yang berseru-seru di padang gurun” kiranya bukan pekerjaan gampang. Bukan saja karena medannya menyiksa, melainkan juga isi suaranya yang susah: Bertobatlah sebab Kerajaan Surga sudah dekat! Zaman now saya kira tak ada lagi yang memakai Read more
-

Pecat Sana Pecut Sini
PHK pada umumnya menjadi kabar tak mengenakkan, tetapi saya pernah mem-PHK karyawan yang saya nilai sudah tak krasan lagi bekerja di tempat saya dan rupanya fine-fine aja. Ya sebetulnya belum tepat disebut sebagai PHK karena statusnya memang belum karyawan tetap. Akan tetapi, yang mau saya ceritakan bukan istilahnya, melainkan suasana ‘pemecatan’ itu sendiri. Karena tampaknya Read more
-

Paham Pancasila Rung?
Sekitar dua tahun lalu saya pernah posting soal epistemic humility alias kerendahhatian képologis. Ideologi di balik itu ialah nobody knows everything about anything. Berarti, kalau seorang kepala negara dibilang (du bukan gě)rung paham Pancasila, sebetulnya ya tidak keliru-keliru amat sih. Lain soalnya kalau kepala negara tak paham Pancasila. Aneh. Kalau tidak ada orang yang paham Read more
-

Easy Come Easy Go
Hari ini saya tidak bertele-tele seperti biasanya. Cuma mau cerita cerita yang diceritakan pencerita yang dapat cerita dari orang yang tinggal di tempat cerita ini terjadi [malah luwih bertele-tele, Rom]. Teks bacaan silakan dibaca sendiri ya; mau dibaca berdua juga boleh. Cuma dua pokok yang mau saya bagikan. Yang pertama, easy come easy go. Makin Read more
-

Join Kenapa
The totality of what you are, the fullness of what you know, if put into play, can feed humanity. Barangkali ungkapan itu cocok untuk memahami teks bacaan hari ini yang mengisahkan bagaimana Guru dari Nazareth menyediakan makanan bagi sekian banyak orang. Saya tidak mengerti bagaimana itu terjadi, tetapi insightnya cukup jelas untuk saya: Guru dari Read more
-

Bahasa (Staf) Baru
Anda bisa menemukan kabar tentang bagaimana pemimpin agama hendak menunjukkan iman kepada umatnya dengan mempraktikkan apa yang ada di Kitab Sucinya: berjalan di atas air, memegang ular, meminum racun, dan sebagainya. Dalam teks bacaan hari ini itu adalah tanda yang menyertai orang yang percaya. Hanya saja kepercayaan itu berhenti ketika yang bersangkutan dicabik-cabik buaya atau Read more
