• Easy Come Easy Go

    Easy Come Easy Go

    Hari ini saya tidak bertele-tele seperti biasanya. Cuma mau cerita cerita yang diceritakan pencerita yang dapat cerita dari orang yang tinggal di tempat cerita ini terjadi [malah luwih bertele-tele, Rom]. Teks bacaan silakan dibaca sendiri ya; mau dibaca berdua juga boleh. Cuma dua pokok yang mau saya bagikan. Yang pertama, easy come easy go. Makin… Read more

  • Join Kenapa

    Join Kenapa

    The totality of what you are, the fullness of what you know, if put into play, can feed humanity. Barangkali ungkapan itu cocok untuk memahami teks bacaan hari ini yang mengisahkan bagaimana Guru dari Nazareth menyediakan makanan bagi sekian banyak orang. Saya tidak mengerti bagaimana itu terjadi, tetapi insightnya cukup jelas untuk saya: Guru dari… Read more

  • Bahasa (Staf) Baru

    Bahasa (Staf) Baru

    Anda bisa menemukan kabar tentang bagaimana pemimpin agama hendak menunjukkan iman kepada umatnya dengan mempraktikkan apa yang ada di Kitab Sucinya: berjalan di atas air, memegang ular, meminum racun, dan sebagainya. Dalam teks bacaan hari ini itu adalah tanda yang menyertai orang yang percaya. Hanya saja kepercayaan itu berhenti ketika yang bersangkutan dicabik-cabik buaya atau… Read more

  • Juntrungan

    Juntrungan

    Kapan doa menjadi kegiatan yang bisa dianggap wasting time? Yaitu ketika kegiatan itu tak terhubung dengan pengenalan diri aktual seseorang, yang terus bergumul dengan diri idealnya. Yaitu ketika doa mengabdi omong besar seseorang mengenai diri idealnya, yang terus bergulat dengan diri aktualnya. Contohnya sudah saya bagikan dalam buku Saat Tuhan Tiada. Orang bisa saja dalam… Read more

  • Jangan Kebobolan

    Jangan Kebobolan

    Ini renungan yang saya dapat dari tetangga sebelah. [Loh kok seperti posting tiga tahun lalu? Iya soalnya bacaannya sama, tapi cuma kalimat pertamanya yang sama] Latar belakangnya, tim asuhan Jürgen Klopp semalam sudah unggul dua kosong di babak pertama relatif mudah, tapi babak kedua berjalan berat dan pada seperempat jam terakhir kehilangan penjaga gawangnya, dan… Read more

  • False Belief

    False Belief

    Jatuh cinta pada pandangan pertama tidaklah sulit dimengerti, juga pada pandangan kedua dan seterusnya. Tak sulit dimengerti karena di situ tersembunyi kepentingan diri, bagaimana pun dibahasakan. Kalau sudah menyangkut kepentingan diri, jatuh cinta pun bisa berkali-kali. Beda halnya kalau bersinggungan dengan komitmen diri, jatuh cintanya bisa datang belakangan atau jangan-jangan malah gak datang-datang. Narasi hari… Read more