• Hidup Fiktif

    Hidup Fiktif

    Who can ever separate his faith from his acts, his belief from his daily life? Who can dispose his time by saying “This is of God, this is for me“? All your hours, all your living is the coherence of a vibrant wing towards the High. Kahlil Gibran. Narasi teks bacaan pertama hari ini menarik.… Read more

  • Self-Recovery

    Self-Recovery

    The eyes are blind. You need to search with heart. Antoine de saint Exupéry. Orang sakit kepala mudah mengerti bahwa kepalanya sakit. Juga orang yang sakit perut atau sakit jantung dan sejenisnya. Orang yang kena tinju rahangnya juga mau tak mau mengerti bahwa ia sakit. Ia boleh gengsi dan tak mau kelihatan lemah di hadapan… Read more

  • Obat Setrong

    Obat Setrong

    Ada orang yang maunya cepat-cepat kiamat karena merasa hidupnya begitu berat. Ada yang maunya waktu berjalan lambat karena deadline semakin mendekat. Ada yang hobi mengonsumsi obat supaya bodynya tetap memikat. Ada yang menutup aurat demi mewujudkan niat jahat. Ada juga yang berniat jadi aparat untuk melompat jadi birokrat. Pokoknya manusia beragam adat sampai semesta mengakhiri… Read more

  • Siapa Sih Bosnya?

    Siapa Sih Bosnya?

    Seperti memilih jodoh untuk komitmen hidup bersama, doa bukanlah daftar belanjaan yang disodorkan kepada Allah supaya dipenuhi satu per satu. Celakanya, tak sedikit orang beragama yang cara berpikirnya ya seperti itu: hanya aku yang ngerti kebahagiaanku dan aku tahu apa saja yang membahagiakan aku, jadi plis, Tuhan, kondisikan ya! Sesuaikan semua karunia seturut kriteria kebahagiaanku… Read more

  • Di Balik Rutin

    Di Balik Rutin

    The liberation of the head is wisdom. The liberation of the heart is love. The liberation of the senses is beauty. The liberation of acting is the rites. Itu ungkapan hati seorang filsuf tetangga sebelah (jauh banget) yang hidup di akhir abad ke-19. Saya lupa namanya, seperti biasa gitu deh: ingat wajah lupa nama, ingat… Read more

  • Masuk Mas Eko

    Masuk Mas Eko

    Setelah bom bunuh diri di Medan kemarin, saya membaca uněg-uněg Mas Eko di tautan ini, yang sepenuhnya saya sepakat. Tulisan-tulisannya yang lain menurut saya juga sangat baik diperhatikan demi perkembangan bangsa Indonesia, tetapi juga perkembangan keislaman. Sudah lama orang terjebak oleh pendekatan esensialis terhadap agama dan dengan mudahnya menghakimi dengan tolok ukur hitam putih. Kalau… Read more