Collect moments, not things.
-

Tuhan Hanya Butuh Dilan
Kemarin saya kuliah (dari pagi sampai sore, ampun dah, langsung ikut misa Kamis Putih dan memilih tidur sewaktu khotbah, tur khotbah setengah jam apa harus didengarkan semua, kan enggak) dan pada whiteboard dituliskan tetragrammaton (empat huruf) bahasa Ibrani: יהוה, yang dalam transliterasi Latin itu ditulis YHWH, tapi yehaweha itu tak ada artinya. Rupanya tetragrammaton dipakai memang untuk menghindarkan penyebutan nama Allah, sebagaimana teolog feminis menuliskan… Read more
-

Bukan (Cuma) Merendah
Ada sebagian orang yang ‘beruntung’ karena masih bisa mengalami saat-saat terakhir sebelum orang yang disayanginya berpindah ke dunia lain hiiii. Tapi ya itu, untung-rugi siapa yang tahu, bergantung pada sudut pandang dalam melihat halnya. Saya cuma mau bilang bahwa kata-kata terakhir orang yang menyongsong kematiannya barangkali jadi ungkapan penting sebagai wasiat. Teks hari ini adalah… Read more
-

Notorious Seto
Ada beragam cara eksis zaman now, termasuk blak-blakan minta supaya (video) dirinya diviralkan atau blognya dibagikan ke medsos [siapa sih yang ini?]. Semoga orang zaman now tak lupa bahwa eksis sampai viral itu memang bikin terkenal, tetapi terkenal tak cuma berarti famous. Ada juga kata notorious, alias terkenal karena hal buruk. Contohnya Seto, keponakan saya. Selagi baru bisa omong satu suku kata ‘ba’, ‘moh’, ‘dhe’,… Read more
-

Jujur Ayam Berkokok
Selalu menyentuh hati: karakter yang sewajarnya menghancurkan musuh, tetapi malah menyelamatkan musuh dari kehancurannya. Itulah wajah autentik Allah, yang maha pengasih lagi penyayang, yang maharahim. Wajah itu jugalah yang ditampakkan oleh si guru dari Nazareth dalam drama perjamuan terakhir pada teks bacaan hari ini. Sebetulnya sebagai seorang guru ia punya hak untuk mengeliminasi murid-muridnya karena… Read more
-

Raja Telanjang
Pada posting terdahulu dengan teks bacaan hari ini saya mengawali refleksi dengan penegasan bahwa cinta mengenyahkan ketakutan, seakan-akan tak ada ketakutan dalam cinta. Akan tetapi, sebetulnya teks dari Markus ini lebih polos dalam menggambarkan keadaan guru dari Nazareth daripada tulisan-tulisan lainnya. Dalam teks Markus ini disebutkan kata ‘takut’ dan ‘gentar’. Nah lo, si guru saja,… Read more

