Collect moments, not things.
-

Hidup Yang Dihadiahkan
Konon seorang rabi Yahudi diduga tak ingin diketahui publik dalam pertemuan pribadinya dengan guru dari Nazareth. Ya apa kata orang nanti kalau tahu bahwa tokoh Yahudi bersilaturahmi dengan Yesus yang jadi pergunjingan negatif para pemuka agama? Maka tak heran bahwa dia datang malam-malam, supaya tak ketahuan. Akan tetapi, tetangga jauh saya yang ahli teks meyakinkan… Read more
-

Orang Bukan Bukan
Manusia melihat apa yang di depan mata, tetapi Tuhan melihat hati. Begitulah kiranya ide dasar dalam Kitab 1 Samuel bab 16 ayat 7. Dengan itu saja cukuplah bisa dimengerti teks bacaan hari ini. Jadi, sudah ya, itu saja…. Tapi mosok postingannya cuma 42 kata sih, kayak update status dong, ihik ihik ihik. Baiglah, saya tambahi yang mungkin bisa membuat hati mumet.… Read more
-

Pertama dan Terakhir
Memang tak ada (cinta) pertama tanpa (cinta) kedua. Ungkapan ‘pertama dan terakhir’ biasanya berbau lebay. Itu seperti Anda mendengar atau mengatakan ‘engkaulah satu-satunya’. Itu jelas, setiap orang unik, tak perlu digombali dengan satu-satunya; tapi siapa yang bisa melarang kalau orang mau ngegombal “Kaulah yang pertama dan terakhir” sih? Masih ingat cerita 90-an tentang orang yang PDKT mengetuk… Read more
-

Cari Penyakit
Kata tetangga saya yang pergi meninggalkan rumahnya (rumah bapak simboknya sih) ke daerah Bandung, komunitas tanpa komunikasi adalah mati. Hari ini teks bacaannya mengisahkan adanya setan yang membuat orang bisu, tak mampu berkomunikasi dengan orang lain. Artinya, orang yang kerasukan setan ini mati dalam komunitas. Si guru datang dan memampukannya berkomunikasi dengan cara mengusir setan… Read more
-

Kebetulan Untung
Bisakah Anda menamai pengalaman saya ini? Saya pergi ke sebuah perpustakaan besar yang terdiri dari lima lantai. Dulu saya biasanya hanya ke lantai satu dan ternyata saya lihat tak ada lagi rak buku. Ruang sirkulasinya juga masih gelap, padahal jarum jam sudah menusuk angka delapan. Perpustakaan buka jam 07.30. Bingunglah saya. Saya ingat bahwa malu… Read more

