Collect moments, not things.
-

Pantang Internet?
Anda mungkin masih ingat sekelompok onta, begitu teman saya menyebutnya, yang hendak memboikot medsos buku wajah. Saya tak mengikuti berita bagaimana mereka memboikotnya, mungkin dengan login lalu segera logout, atau install aplikasi lalu menguninstallnya, atau entah bagaimana. Pokoknya, maksudnya mereka mau putus hubungan dengan medsos produk Barat itu. Ada baiknya juga loh belajar dari kelompok onta itu tadi. Belajar dari… Read more
-

Tiada Agama selain Jalan
Setiap orang yang mau meneladan gurunya, dia mesti menyangkal dirinya, menanggung kesusahannya dan mengikuti gurunya itu. Coba kalau yang menyangkal dirinya malah si guru, apa murid ini gak malu? “Siapa lu?” Bayangkan kalau guru karate terus-menerus mematahkan baja untuk muridnya setelah ia memberi contoh, njuk kapan belajarnya si murid? Pokoknya, si murid itu mesti mengambil jalannya sendiri yang memang… Read more
-

Puasa dari Valentine
Anda pasti tidak bisa membaca tulisan נְדָבָה, bahkan dari cara melihatnya saja sudah ketahuan bahwa Anda tak bisa membacanya. Kalau Anda bisa, berarti saya salah [gitu aja kok repot], hahaha… Saya juga tidak bisa membacanya, tetapi zaman now memungkinkan saya mendapat informasi mengenai tulisan asing itu. Itu karakter Ibrani yang dalam bahasa Inggris jadi alms yang erat… Read more
-

Jogja, Kamu Bisa!
Memang tidak mudah membesarkan hati orang yang minim kepercayaan diri, seperti membuka hati orang yang hidup keagamaannya dangkal. Kenapa? Karena keduanya bisa mengambil wujud yang persis bertolak belakang. Orang minder memanifestasikan kesombongannya. Orang culun mengedepankan kepintaran versinya sendiri seakan-akan itulah kebijaksanaan tertinggi di semesta ini. Orang macam ini tak bisa mengevaluasi diri dan sekitar apa adanya. Semua… Read more
-

Godaan Yang Membahagiakan
Saudara-saudaraku, anggaplah sebagai suatu kebahagiaan, apabila kamu jatuh ke dalam berbagai-bagai pencobaan, sebab kamu tahu, bahwa ujian terhadap imanmu itu menghasilkan ketekunan dan biarkanlah ketekunan itu memperoleh buah yang matang, supaya kamu menjadi sempurna dan utuh dan tak kekurangan suatu apa pun. Itu bukan sapaan saya kepada Anda, juga bukan nasihat saya untuk Anda [saya mah apa atuh].… Read more
-

Masih Bisa Bernafas?
Dalam sebuah karya sastra dari Persia abad ke-13 (Gulistan of Sa’di), Sheikh Muslih-uddin Sa’di Shirazi menuliskan teks yang terjemahannya begini: Aku tak pernah mengeluhkan berganti-gantinya waktu atau berkeluh kesah atas tikungan-tikungan nasib kecuali saat aku bertelanjang kaki dan tak bisa mendapatkan sandal. Akan tetapi, ketika masuk masjid agung Kufah dengan hati yang luka [yaéla Mo, apa gada terjemahan lain sih?]… Read more
