Collect moments, not things.
-

Susah Memaafkan?
Pada hari pilpres saya kedatangan sepasang suami istri (katanya) dari kota di Jawa Timur dan mengaku kecopetan. Uang dan tanda identitas hilang. Sekian waktu dipakainya untuk menjelaskan kejadian dan sebenarnya saya ingin to the point mereka butuh uang berapa. Akhirnya saya antar ke terminal dan saya belikan tiket bis dan uang kembalian saya berikan juga sebesar… Read more
-

Correctio Oke, Fraterna Tunggu Dulu…
Bacaan Injil hari ini tak butuh penjelasan bertele-tele. Ini prosedur memberikan koreksi kepada saudara yang jatuh dalam dosa. Akan tetapi, perlu diperhatikan bahwa konteksnya ialah koreksi terhadap pribadi sejauh halnya berkaitan dengan dosa [meskipun prosedur ini mungkin baik juga dipakai untuk memberikan koreksi skripsi atau kelemahan orang lain, halah]. Selain itu, jelas juga dikatakan bahwa… Read more
-

Face your Waterloo, please!
Ada lagu jadul ABBA yang berjudul Waterloo yang memicu percikan kecil pemikiran mengenai sikap legowo. Memang ini imbas pilpres kali lalu yang memunculkan antonim baru terhadap kata legowo, yaitu prabowo, hehe… maaf sengaja. Tentu saja kalau mau ikut kaidah umum ya prabowo mesti dilawankan dengan pascabowo, dan ‘leg’ kiranya tak punya antonim dalam bahasa Indonesia.… Read more
-

Jangan Mentang-Mentang Ya…
Ada dua reaksi terhadap bacaan Injil hari ini mengenai para rasul yang rupanya menginginkan privilese dalam Kerajaan yang diwartakan Yesus. Pertama, mereka itu pancen bener-bener belum ngerti soal kerajaan yang sejak awal disampaikan Yesus. Kedua, tahap perkembangan iman memang tidak bergerak linear (tambah banyak umur tidak otomatis tambah beriman). Wacana mengenai Kerajaan tak mudah dipahami bahkan oleh orang terdekat… Read more
-

Tuntutan Etis Privilese
Pernah lihat suster ikut perayaan misa bersama umat dan memasukkan uang untuk kolekte? Saya belum pernah melihatnya, tetapi saya bisa maklum karena suster-suster tidak punya uang pribadi. Akan tetapi, bisa jadi ada frater/romo yang punya uang saku pribadi sekian ratus ribu yang bisa jajan atau bahkan traktir teman-temannya makan di restoran, tetapi saat misa mingguan… Read more
-

Something more
Saya gagal memotret seorang anak SD di Bedugul, Bali, yang berjalan kaki sendirian dan di tengah perjalanannya dia berhenti sejenak di depan pura kecil di pinggir jalan. Ia membungkuk sebentar, memejamkan mata, tangan mengatup, lalu membungkuk lagi dan kemudian melanjutkan perjalanannya ke sekolah. Entah apa yang ada di benaknya, bisa jadi itu juga semata karena… Read more
