Collect moments, not things.
-

Manusia
Karena Allah itu misteri yang tak terpecahkan, kerap orang beragama sekadar memberi kualifikasi pada-Nya dengan kata “maha” untuk segala jenis sifat yang dianggap baik. Jadilah: mahabaik, mahamurah, maharahim, maha mendengar, mahatahu, mahakuasa, dan seterusnya. Akan tetapi, kalau orang kemropok pada mereka yang tampak sok kuasa, lantas berujar dalam hati dengan gaya Jawa “titènònò kowé” alias “awas… Read more
-

Menyenangkan
Dari premis deskriptif hanya dapat diperoleh kesimpulan deskriptif. Misalnya, premis mayornya berbunyi “semua yang dirawat di Rumah Sakit Jiwa adalah orang gila”. Premis minornya berbunyi “Giblig dirawat di Rumah Sakit Jiwa”. Jadi, kesimpulannya juga deskriptif: Giblig adalah orang gila. Kalau kesimpulannya normatif (misalnya: memang seharusnya Giblig dirawat di Rumah Sakit Jiwa), berarti logikanya ngawur. Logika… Read more
-

Konektor
Secara teoretis, tujuan hidup orang beriman itu sederhana banget: hidup bersama Dia dan mewartakan kebersamaan itu dalam relasinya dengan panci, cangkir, komputer, meja-kursi, ikan, tanaman hias, adik-kakak, (mantan) pacar, suami, istri, mertua, anak-anak, tetangga, Pak RT, dan seterusnya. Sesederhana itu, apa pun status sosial, jabatan atau kedudukannya. Orang boleh saja bercita-cita dan sekuat tenaga berusaha… Read more
-

Kenalan
Sepertinya saya pernah bilang bahwa Guru dari Nazareth adalah provokator juga. Bacaan hari-hari ini memang menyajikan konflik antara beliau dan para tokoh agama dan politik; kalau empat konflik sebelumnya provokatornya adalah para lawan Guru dari Nazareth, konflik terakhir ini diprovokasi oleh beliau sendiri. Ini masih berkenaan dengan hari Sabat, saat orang tak boleh bekerja (Kel… Read more


