Author: romasety

  • Selektif Mendengarkan

    Selektif Mendengarkan

    Beberapa orang sangat selektif dalam mendengarkan. Suara yang masuk ke telinga disaring dengan kategori suka atau tidak suka. Kalau yang didengar itu tidak mengenakkan hati, ia takkan berusaha memahaminya; kalau suara atau nadanya menyenangkan, ia membelalakkan mata dan berusaha mendengarkan lanjutan suara yang didengarnya. Ini masih lanjutan cerita kemarin dulu:…

  • Pemimpin Kafir

    Pemimpin Kafir

    Ayat suci memang bisa menyebabkan gaduh ranah publik. Bukan ayat sucinya sendiri yang menggaduhkan, melainkan disposisi batin orang yang menangkapnya. Ayat suci menuntun orang supaya kembali kepada jalan Allah juga meskipun terdengar keras, sadis, dan lain-lain; ia mesti ditangkap dalam keseluruhan konteks (juga dengan melihat ayat-ayat suci lainnya) sedemikian rupa…

  • Orang Merdeka Tak Mengancam

    Orang Merdeka Tak Mengancam

    Kalau kritik pedas Yesus terhadap orang Farisi berlaku juga bagi ahli Taurat, tentu masih terasa pedas juga bagi orang zaman sekarang, sejauh orangnya tak gagal paham. Perseteruan antara Yesus dan pemuka-pemuka agama ini bermula ketika Yesus diundang makan orang Farisi dan jebulnya ia tidak cuci tangan dulu seperti kebiasaan orang…

  • Maafkan Ayat Suci

    Maafkan Ayat Suci

    Salah satu perbedaan mencolok film Ben Hur yang baru direlease tahun ini dari film Ben Hur produksi tahun 1959 ialah peran Yesusnya. Mas R. Santoro dalam film baru ini lebih artikulatif dan terlibat dalam wacana daripada mister Claude Heater. Maklum, senior Mas Santoro itu seorang penyanyi opera, njuk apa hubungannya…. Saya terganggu oleh…

  • Hello, Farisi

    Hello, Farisi

    Menjadi manusia merdeka tak berarti jadi orang besar di dunia ini, bebas dari sesama, bebas dari Allah. Menjadi merdeka terutama berarti bebas dari diri sendiri, dari tipu daya yang membuat orang percaya diri sebagai pusat dunia, bebas dari kebencian yang menyorongkan orang untuk memusnahkan ciptaan Allah. Singkatnya, menjadi manusia merdeka…

  • Katanya Siap, Kok….

    Katanya Siap, Kok….

    Dosa mendapat hukuman, kebajikan mendapat ganjaran berkat, dan semua terjadi di dunia sini. Begitulah keyakinan orang jadul. Kusta: simbol dosa menjijikkan, bahkan orang kehilangan sensibilitas moralnya selain sensibilitas fisiknya sendiri. Mereka termarjinalkan, dijauhi masyarakat. Lebih mengerikan lagi, mereka divonis sebagai orang yang ditolak Allah. Kisah sepuluh orang kusta hari ini…