Author: romasety
-

Perpisahan Mendewasakan
Apa jadinya kalau Yesus Kristus, besok Kamis, sekian ribu tahun yang lalu tidak naik ke Surga? Ia bisa terus menerus demonstrasi bilokasi, trilokasi, atau malah kuartolokasi (atau foliolokasi sekalian)! Kemampuan multilokasi ini konon juga dimiliki sedikit orang di dunia ini: orang-orang kudus, dan kaum sufi muslim. Orang-orang mestilah terperangah mengetahui…
-

Maling “Tuhan”
Berhadapan dengan maling yang berteriak maling memang menjengkelkan, apalagi kalau maling itu justru adalah otoritas yang punya kuasa untuk membasmi permalingan. Di ranah kerohanian, maling yang beradab tak berteriak maling kepada orang lain. Yang diteriakkannya ialah kebenaran eksklusif dan narsistik; semua orang, tanpa pandang bulu, diprovokasinya untuk memercayai apa yang…
-

Catatan untuk Seksi Liturgi (2)
Mengetik tanpa memandang monitor dan keyboard bukan hal luar biasa. Pernah suatu kali saya menjadi notulis dan mengetik secara verbatim apa yang disampaikan pembicara seminar dan bersamaan dengan itu saya bertanya jawab dengan teman yang saat itu memerlukan sesuatu. Jari terus mengetik yang dikatakan nara sumber, mata tertuju pada teman…
-

Cinta Mati nan Menghidupkan
Masa Paska mendekati akhirnya dan pesannya pun diambil dari teks Injil yang menyodorkan pesan perpisahan Yesus sebelum disalibkan. Pesan itu merangkum mandatnya kepada para murid: Inilah perintah-Ku, yaitu supaya kamu saling mengasihi, seperti Aku telah mengasihi kamu (Yoh 15,12). Apa sih konkretnya saling mengasihi seperti Kristus telah mengasihi kita? menjumpai…
-

Seluruh Dunia Setuju Hukuman Mati
Sebagian orang tua Jawa memahami agama sebagai ageman (vokal e seperti pada kata ‘seperti’ yang diucapkan orang Jawa), yaitu pakaian. Ini kiranya gak gitu problematis soalnya memang dari sudut pandang luar, agama hanyalah bungkus identitas seseorang. Yang menentukan kedalaman hidup orang bukan agama, melainkan imannya (yang terungkap dalam agama tertentu).…
-

Dalam Untung Rugi
Suatu hari Nasruddin meminjam periuk besar dari tetangganya. Seminggu kemudian ia mengembalikan periuk itu sekaligus dua periuk kecil dalam periuk besar itu. Heran tentu saja, tetangga Nasruddin ini, kok pinjam hanya satu periuk besar dan mengembalikannya satu periuk besar dengan dua periuk kecil. “Periukmu itu sedang hamil sewaktu kupinjam. Dua…