Author: romasety

  • Catatan untuk Seksi Liturgi (1)

    Catatan untuk Seksi Liturgi (1)

    Hampir semua perayaan Liturgi selama di Italia saya ikuti dengan gembira hati. Tentu kadang saya jumpai imam yang njelehi kotbahnya, tetapi itu tak mengurangi kegembiraan saya. Satu perayaan yang tak bisa saya nikmati ialah ketika saya menghadiri perayaan Sakramen Krisma di sebuah gereja dekat tempat peristirahatan Paus. Misa dipimpin uskup,…

  • I’m Happy ‘Full’

    I’m Happy ‘Full’

    Teks Injil hari ini singkat dengan penutup: semuanya itu Kukatakan kepadamu, supaya suka cita-Ku ada di dalam kamu dan suka citamu menjadi penuh (Yoh 15,11). Coba, gimana orang mengukur suka cita dan gimana suka cita itu bisa disebut penuh? Sepertinya susah dan berpulang kepada masing-masing orang bagaimana kebahagiaannya bisa disebut penuh. Akan…

  • Persahabatan bagai Vacuum Cleaner?

    Persahabatan bagai Vacuum Cleaner?

    Ini daur ulang mati ketawa Jawa Timuran. Kapan dino tau ono salesman vacuum cleaner teko nak omahku. Rewangku durung sempet ngomong opo opo, moro salesman iku langsung nyebarno tembelek wedus ndek karpet. Jarene ngene,”Wes pokoke bu, lek sampe vacuum cleaner iki ga iso nyedot, tak jamin, tak emploki situk situk…

  • Salam Damai Gombal

    Salam Damai Gombal

    Saya pernah dikejutkan oleh seorang bapak yang setelah misa masuk ke sakristi dan bertanya dengan nada marah, “Sejak kapan itu ada salam damai segala?!” Saya heran, apa orang ini baru pertama kali misa atau sampai tuanya selalu tidur saat salam damai? Saya tak berani mengungkapkan keheranan saya itu karena waktu…

  • Listening to The Spirit

    Listening to The Spirit

    What lies behind us and what lies before us are small matters compared to what lies within us (Oliver Wendell Holmes). Tak sedikit orang yang terbebani oleh masa lalu dan gamang terhadap masa depan, semata-mata karena tidak peka pada gerakan batin dalam dirinya. Apa yang membuat orang tidak peka? Kecenderungannya…

  • Hidup yang Produktif

    Hidup yang Produktif

    Apa yang ada di kepala kita ketika mendengar penuturan bandar narkoba tentang betapa susahnya bertobat dari bisnis narkoba atau betapa luasnya cengkeraman jaringan narkoba di Indonesia ini? Saya tak habis pikir bagaimana wawancara seperti itu bisa berkeliaran bebas. Seandainya bandar itu mengatakan keadaan sesungguhnya, jelaslah persoalan utamanya bukan pada narkobanya…