Category: Daily Reflection

  • Dendang Bantilang

    Dendang Bantilang

    Semalam saya menonton dua film pendek pemenang Festival Film Puskat 2018: Lewat Lagu Kami Bercerita (kategori film dokumenter) dan Dendang Bantilang (kategori film cerita pendek). – Loh, film yang Romo buat gak menang? + Enggak. – Wah, kok bisa ya? Padahal film Romo ciamik loh! – Soalnya memang gak saya…

  • Koruptor Hebat

    Koruptor Hebat

    Sehari sebelum pidato Game of Thrones yang menggarisbawahi sikap kooperatif segala bangsa, ada orang yang membuat pernyataan mengenai politik sebagai zero-sum game: yang penting menang kalah, bukan baik buruk. Sungguh-sungguh bertolak belakang tetapi memang itulah cermin tahun politik ini: pertarungan antara yang baik dan buruk. Anda tahu sendiri dong mana…

  • Game of Words

    Game of Words

    Bukan kuliah feminisme atau gender yang membuat saya mengerti teks bacaan hari ini dengan perspektif yang lebih luas, melainkan perjumpaan dengan transgender. Dari pergumulan batin mereka, saya sadar bahwa kenyataan biologis genital seseorang tidak membatasi pilihannya untuk menghidupi peran gender tertentu. Sayangnya, masyarakat sudah kadhung terkondisikan untuk melekatkan peran gender pada…

  • Roh Jahat Tolol

    Roh Jahat Tolol

    Di fesbuk saya tadi mak sliwêr pernyataan yang bunyinya kurang lebih begini: meskipun ada banyak manusia berhati malaikat, tetap ada cobaan setan berwajah manusia. Seperti dalam pembedaan roh tingkat lanjut, ini berarti orang perlu waspada terhadap roh jahat yang menyamar sebagai roh baik. Di panggung politik memang masih ada representasi…

  • Memelihara Semangat

    Memelihara Semangat

    Ada perbedaan paham mengenai Roh Kudus dalam agama Islam dan Kristen/Katolik, tetapi sekali lagi, seperti sudah saya singgung dalam posting Hoaks sampai Kiamat, sebaiknya itu diterima sebagai suatu prasangka, bukan fakta. Ini tidak dimaksudkan untuk mengurangi kadar kepercayaan agama Anda. Sebaliknya, ini demi membuat kepercayaan agama Anda itu terhubung dengan…

  • Hoaks sampai Kiamat

    Hoaks sampai Kiamat

    Ada yang mengusulkan supaya hari ini, minggu lalu, ditetapkan sebagai hari antihoaks se-Indonesia dengan tokoh rujukannya RS, eaaaa…. dan becermin dari pengalaman beliau(-beliau), saya mengakui bahwa saya juga pelaku sekaligus korban hoaks karena saya orang beragama. Tak usah banyak cingcong, saya ambil agama saya saja. Hoaks terbesarnya ialah kebangkitan Yesus.…