Category: Daily Reflection

  • Separuh Orang

    Separuh Orang

    Baru kemarin saya posting soal tetap fokus meskipun orang bisa saja berpelukan, hari ini tersaji kabar mengenai air zamzam berstiker #2019gantipresiden. Poligama dipakai dan meskipun gerakan ini mungkin tak bisa dikatakan makar, orang tak bisa juga menganggapnya enteng seperti tokoh sebelah menyarankan supaya tidak menganggap enteng nilai rupiah yang mendekati…

  • Berpelukan

    Berpelukan

    Seorang sohib terkenal, meskipun tak perlu saya sebutkan di sini, mengingatkan saya bahwa hidup publik seseorang tidak selalu sinkron atau terhubung dengan hidup privatnya. Idealnya begitu (hidup publiknya sinkron dengan keaslian pribadinya), tetapi lebih banyak orang yang mengalami keterpecahan atau keretakan dalam hidupnya. Tampilan publiknya bisa jadi sangat spektakuler tetapi…

  • Menjilat Tuhan

    Menjilat Tuhan

    Salah satu trik yang bisa dipelajari dari tokoh-tokoh bacaan hari ini, betapapun mereka adalah tokoh antagonis, ialah menyenangkan hati orang yang akan kita mintai sesuatu supaya sesuatu itu dikabulkan, diberikan kepada kita. Singkatnya: bagaimana menjilat. Herodes disenangkan hatinya oleh Herodias dan anaknya dan kemudian permintaan bahkan penggalan kepala Yohanes Pembaptis…

  • Diraih Bintang

    Diraih Bintang

    Barangkali lagu terpopuler belakangan ini berjudul “Meraih Bintang”, yang dinyanyikan oleh tetangga jauh (banget) saya, Via Vallen, yang membuat presiden RI bergoyang, dan yang sampai sekarang juga saya belum hafal liriknya. Entah Anda hafal atau belum, pokoknya raihan medali emas kontingen Indonesia melampaui target 16 emas (eh, berapa sih?). Presidennya…

  • Tagar Sesat

    Tagar Sesat

    Teks bacaan hari ini malah mengingatkan saya pada tagar #2019gantipresiden. Memang tidak ada kata-kata yang secara langsung mengacu pada presiden, pemimpin, atau penguasa. Akan tetapi, ada kualitas kepemimpinan yang disinggung juga yang absen dari tokoh yang dikritik guru dari Nazareth. Kualitas apakah itu? Mari lihat tagar itu sendiri, yang secara…

  • Kejujuran Jadi Museum?

    Kejujuran Jadi Museum?

    Saya bagikan video berdurasi agak panjang, buatan tetangga saya. Ini pengiritan blogging karena jadwal padat. Itu alasan pertama. Alasan kedua, biar bagaimanapun, gambar bergerak kerap kali bisa lebih menyentuh dimensi kognitif, afektif, dan volutif. Dengan gambar bergerak, yang belum terbayangkan pada zaman guru dari Nazareth, barangkali perkataan keras bisa masuk…