Category: Daily Reflection
-

Pasrah Cak Lontong
Andai saja kepasrahan itu adalah keutamaan yang digambarkan oleh Cak Lontong, mungkin beriman senantiasa gampang: memasrahkan tanggung jawab kita kepada pihak lain, entah mertua, dosen, pemerintah, pejabat, tukang parkir, polisi, dan sebagainya. Sayangnya, beriman justru adalah bentuk pengambilan tanggung jawab terhadap hidup yang dianugerahkan bagi kita: dengan segenap hati, dengan…
-

Menyangkal Medsos?
Sebetulnya saya belum ngeh betul dengan padanan frase ‘mengikuti Kristus’ dalam agama atau tradisi non-Kristiani, meskipun saya percaya bahwa dalam setiap agama ada peziarahan iman. Tentu aneh kalau diterjemahkan sebagai ‘mengikuti Allah’; emangnya Dia pergi ke mana? Frase ‘mengikuti Kristus’ itu menuntut orang menangkap keilahian tetapi mesti ada aspek insani…
-

Berkat Lorenzo
Beberapa tahun sebelum krisis moneter akhir tahun 90-an, saya pernah diminta melatih sekitar 50-an siswa untuk bermeditasi. Saya dijemput dan diantar ke kompleks sekolah yang sangat luas dan masih kempling di sebelah barat kota Jakarta, Alam Sutera. Waktu yang disodorkan adalah satu jam, tetapi lebih dari setengah jamnya untuk praktik…
-

Let God do the rest
When night comes, and you look back over the day and you see how fragmentary everything has been, and how much you planned that has gone undone, and all the reasons you have to be embarrassed and ashamed: just take everything exactly as it is, put it in God’s hands…
-

Apa Guna Takut?
Pesan ‘Jangan takut’ sudah populer sejak dulu dan pesan itu, kalau dituruti, memang ampuh. Ketakutan memblokade hidup orang: takut salah, takut gagal, takut ditolak, takut dicela, takut dipermalukan dan sebagainya. Alih-alih maju, orang yang takut ini sulit menerima bahwa ia salah, gagal, ditolak, dicela, dipermalukan dan sebagainya itu. Akan tetapi,…
-

Warga Dunia Baru
Where human hopes vanish and reason surrenders, there begins faith. Apakah dengan begitu berarti iman hanyalah penutup lubang yang tak bisa diisi oleh akal budi dari optimisme manusiawi? Apakah, misalnya, warga negara baru ‘Asgardia’ di luar angkasa kelak adalah warga yang tak beriman karena mengandalkan akal budi dan harapan manusiawi…