Category: Daily Reflection

  • Cinta Nol Rupiah

    Cinta Nol Rupiah

    Pada saat mendengar keluh kesah kelabu soal pengorbanan seseorang terhadap pihak yang dicintainya, Anda tahu bahwa di situ ketulusan absen. Ia sedang mengejar mimpi dan ideologinya sendiri dan tak sungguh-sungguh mencintai orang lain apa adanya. Ini tidak cuma terjadi dalam level individual, tetapi juga dalam level kolektif. Pada saat orang…

  • Pemimpin Kok Bunglon

    Pemimpin Kok Bunglon

    Beauty will save the world. Itu kata Fyodor Dostoyevsky yang diletakkan dalam mulut tokoh idiot. Cerdik juga ya. Kalau pernyataan itu memang betul, ia mendapat pujian karena kebijaksanaan yang disodorkannya. Kalau keliru, ya namanya juga idiot! Akan tetapi, rasa saya, Dostoyevsky bukan orang licik. Ia menyodorkan kebijaksanaan dari refleksi seriusnya…

  • Ksatria

    Ksatria

    Aku bersyukur karena alih-alih menyimpan kebencian atau perasaan pahit, aku sangat tenang meskipun tidak berarti mundur dari perjuangan. Hidup batinku semakin lebih sederhana, diperkuat dengan niat baik dan kepercayaan. Mungkin begitulah kata-kata Etty Hillesum, salah satu orang Yahudi korban kekejaman Nazi, kalau dia bisa berbahasa Indonesia. Saya mesti berterus terang…

  • Agama Pelangi

    Agama Pelangi

    Bagaimana orang melihat pelangi bisa jadi mengindikasikan keakrabannya dengan Kitab suci. Silakan lihat posting ini kalau tak percaya (tapi kalau percaya dan mau lihat posting itu juga gapapa sih). Tentu bisa juga mengindikasikan seberapa jauh ia akrab dengan mie atau seberapa ingat ia pada koalisi politik. Halah, mau bahas apa sih pake’ pelangi-pelangi segala? Ya…

  • Cuit Cuiiiiiiiit

    Cuit Cuiiiiiiiit

    Duit bisa bikin sembuh sakit gigi, tetapi tidak sakit hati. Tak ada orang yang membayar dirinya sendiri dan sakit hatinya hilang, karena sumber sakit hati bukanlah duit. Meskipun bukan sumber sakit hati, duit bisa jadi sarana yang baik untuk bersakit hati tetapi sayangnya tak bisa jadi sarana penyembuhan sakit hati.…

  • Tuhan Saja Bertobat

    Tuhan Saja Bertobat

    Untuk kesekian kalinya saya lupa adegan yang disodorkan bacaan hari ini. Maklum saya sudah tuwir, benar-benar gak ngeh bahwa ada kejadian murid-murid Yesus kelupaan membawa bekal roti sehingga mereka ribut dan kemudian ditegur Yesus. “Kamu itu murid macam mana ya, sudah diberi penjelasan berkali-kali tentang reading between the lines, melihat tanda-tanda zaman,…