Category: Daily Reflection

  • Pencabut Nyawa

    Pencabut Nyawa

    Dalam tradisi Katolik ada yang namanya Sakramen Pengurapan Orang Sakit, yang biasanya diberikan pada saat orang mengalami ‘bahaya’ kematian: supaya yang bersangkutan boleh mengalami kedamaian batin sehingga kalau akhirnya mati pun, tidak mati dalam penyesalan [ini benar-benar akibat nonton drama kungfu Mandarin melulu😂]. Nah, yang bisa memberikan Sakramen tadi adalah…

  • Hidup Kekal

    Hidup Kekal

    Belakangan ini media daring menyoroti kasus siswi membolos yang berujung pada pemenggalan kepala, yang juga saya singgung dalam posting Hukum Sempurna. Ketika saya merefleksikannya kembali dan mempertimbangkan pesan bacaan hari ini, pertanyaan yang muncul di kepala saya ialah apa sebenarnya hidup kekal alias hidup abadi itu. Bukankah ini yang dicari-cari…

  • Saleh

    Saleh

    Saya bukan orang saleh, yang dalam doa bersama memejamkan mata supaya bisa fokus kepada Allah (yang entah bagaimana wujudnya). Saya juga bukan orang saleh, yang dalam doa bersama kadang tertawa sendiri dalam batin karena pemimpin doanya malah jadi agen update informasi kepada Tuhannya. “Tuhan, kami prihatin atas kejadian gempa berskala…

  • Gampang2 Susah

    Gampang2 Susah

    Lebih mudah mana kiranya: mencintai Allah atau mencintai sesama? Menurut saya, mencintai Allah lebih gampang karena Allah tidak butuh bukti. Bukti cuma dibutuhkan manusia, yang tendensinya tak percaya. Maka, mencintai Allah, yang gampang itu, jadi runyam karena, bagi manusia, itu mesti dibuktikan dengan cinta kepada sesamanya. Celakanya, kalau orang cinta…

  • Ka eL Be

    Ka eL Be

    Begini kiranya orang mabuk agama membaca kalimat terakhir teks bacaan hari ini: yang tak memeluk agama Kristen berarti melawan Yesus, yang tidak mengumpulkan bersamanya berarti memberai-beraikan. Orang yang tak mabuk agama mengerti bahwa kalimat yang keluar dari mulut Guru dari Nazareth itu membedakan ciri roh jahat dan roh baik; gak ada…

  • Hukum Sempurna

    Hukum Sempurna

    Saya belum pernah membolos sekolah selain saat saya sekolah di TK. Itu pun hanya separuh hari karena terjadinya setelah jam istirahat. Keasikan main bersama teman, njuk teman itu jebulnya sudah meninggalkan saya di tempat bermain tanpa saya tahu. Celingak-celinguk sendirian di bak pasir dan mendengar sayup-sayup suara guru di dalam…