Category: Personal Notes
-

Tak Ada Tuhan dalam Liturgi
Menyangkal adanya Tuhan dalam liturgi memang meruntuhkan dalil bahwa Tuhan ada di mana-mana. Akan tetapi, itu cuma logika verbal dan blog ini tak pernah hendak mengurung Tuhan dalam logika verbal. Posting ini bicara soal “bagaimana Tuhan mengada atau berada”, bukan “apakah Tuhan ada atau tidak”. Kalau pokok persoalannya bagaimana Tuhan…
-

Catatan untuk Seksi Liturgi (5)
Saya tidak merasa nyaman saat menjelaskan bacaan dari Kitab Suci, ada prodiakon yang menyalakan lilin yang mati tertiup kipas angin, mati lagi, menutupinya dengan buku, menggeser posisi lilin, dan seterusnya sedemikian rupa sehingga perhatian umat justru tertuju pada lilin itu! Iki “liturgi” ulang tahun po piye yo?! Ketidaknyamanan itu tidak…
-

Allah di Kalijodo
Sering orang beragama gelagapan untuk menjawab sendiri pertanyaan mengapa Allah membiarkan orang baik terkena bencana, kecelakaan, kepahitan hidup, kematian yang tak mengenakkan. Dari aneka status facebook juga bisa kita telusuri gagasan orang mengenai paham Allah dan relasinya dengan hidup di dunia ini. Saya sepakat dengan pengamatan Richard J. Hauser yang…
-

Terima Kasih Ahong
Ini ungkapan terima kasih kepada seorang anak yang tak saya ketahui lagi di mana keberadaannya. Saya bertemu dengannya sekitar 22 tahun yang lalu, saat saya masih 22 tahun (wah ketauan deh umur saya), di rumah sakit untuk penderita cacat ganda di Pakem, Kaliurang, Yogyakarta. Saya bekerja di rumah sakit itu…
-

Islam-Islam Kok Teroris
Ini sharing daripada sharing seorang kenalan dari salah satu negara besar di Afrika yang mayoritas penduduknya muslim. Sebutlah namanya Nadia. Dia seorang muslimah yang saat itu sedang menyelesaikan studi doktoralnya di Eropa, dan studi yang dia tekuni lumayan bikin parno alias paranoid: filsafat Augustinus. Memang ketertarikannya kepada filsafat Agustinus sudah…
-

Allah Melawat, Manusia Nglayap
Hari Raya yang paling tidak saya sukai adalah Hari Natal karena saya berasal dari keluarga miskin. Memang tidak sukanya bukan pertama-tama karena status keluarga miskin itu sih. Status (yang memang cocok dengan keadaan) miskin malah menyenangkan karena setiap menjelang Natal itu saya senantiasa mendapat jatah ‘Aksi Natal’ berupa baju-baju bekas…