Collect moments, not things.
-

Susahnya Hidup
Kalau orang mengancam untuk bunuh diri, itu artinya ia tak sungguh-sungguh ingin bunuh diri. Mungkin rasa takut mati jauh lebih dominan. Maka, dulu saya cenderung mengabaikannya, tetapi menilik fenomena sosial belakangan ini, saya mesti berpikir ulang. Lha piye jal, mosok informasi mengenai tidak bisa masuk SMP favorit lantaran peraturan zonasi jadi pemicu anak SD bunuh… Read more
-

Secret Admirer
Orang beragama mestinya adalah secret admirer Allah. Sék sék sék Mo, bukannya itu bertentangan dengan teks bacaan hari ini yang meminta orang beriman untuk menyalakan pelita dan tidak meletakkannya di bawah tempat tidur dan justru mesti menunjukkannya kepada dunia? Saya bilang justru itulah yang jadi pesan bacaan hari ini: orang beragama adalah secret admirer Allah.… Read more
-

How Low Can You Go
Sewaktu di tempat pendidikan dulu, baik di negeri sini maupun di negeri sana, saya mengenal tugas ministraré, bahasa Latin (berarti ‘melayani’) yang diadopsi ke dalam bahasa Inggris sebagai minister dan dalam bahasa Indonesia jadi menteri. Jadi para menteri itu memang sesungguhnya adalah pelayan, pembantu presiden, yang melayani rakyat. Bahwa kemudian dalam sejarahnya itu jadi jabatan… Read more
-

Satu Titik
Kemarin tetangga saya mengambil nomor urut. Dapatnya nomor satu. Titik. Kalau ingat Via Vallen, lalu itu adalah soal fokus satu titik. Lha titiknya apa, terserah Anda. Pokoknya satu. Kalau Anda memilih selain satu, Anda tidak melawan saya, tetapi melawan kepentingan bersama, alias kepentingan Anda sendiri juga, eaaaaaaa…. kampanye dimulai…. besok. Teks hari ini tidak bicara… Read more
-

Muda-Mudi Zaman Now
Muda-mudi zaman sekarang, pergaulan bebas nian. Tiada lagi orang yang melarang. Tapi sayang, banyak salah jalan. Silakan nyanyikan sendiri ya. Hanjuk ngòpò jé baca teks Kitab Suci kok malah nongol lagu Young Boys & Girls? Entahlah, tapi saya kira karena teks hari ini omong soal pemuda yang kerjaannya jadi pemungut pajak. Ini profesi yang dibenci… Read more
-

Lagi2 Ampun Bang
Narasi hari ini bisa jadi contoh ungkapan Jawa menang tanpò ngasòraké (menang tanpa merendahkan) alias win-win solution. Narasi lengkapnya silakan baca sendiri, tetapi perhatian saya letakkan pada Simon, orang Farisi yang bergumam dalam hatinya bahwa kalau Guru dari Nazareth itu nabi, pasti dia tahu perempuan macam apa yang datang menjamahnya. Menurut teks, itu perempuan yang terkenal… Read more
