• Mengukur Iman

    Mengukur Iman

    Tak gampang mengukur iman orang, lebih susah lagi mengukurnya ketika segalanya berjalan tak sesuai dengan harapan. Orang bisa tampak pasrah, tetapi di dalamnya frustrasi mendominasi. Artinya, dalam situasi yang serba gak kepeneran itu orang bisa membualkan ucapan ‘pasrah’, sementara dalam hatinya terpatri keputusasaan tingkat tinggi. Ketika segalanya berjalan sesuai skenario, mengukur iman juga tak mudah… Read more

  • Roh Pecah Belah

    Roh Pecah Belah

    Di sebuah gereja tempat saya merayakan Ekaristi, saya dapati setiap kali Doa Syukur Agung setelah Kudus, umat tetap berdiri alih-alih berlutut. Maklum, tak ada tempat berlutut. Pada suatu kesempatan, saya dapati rubrik dalam teks misa bertuliskan “Umat berlutut/duduk”. Pada saat itu saya persilakan umat untuk duduk selama Doa Syukur Agung. Dalam batin saya bergumam,”Semoga gak ada yang… Read more

  • Aaaaamiiiiiiinnnnnn

    Aaaaamiiiiiiinnnnnn

    Dalam doa-doa liturgis Gereja Katolik, rumusan penutup doa sebelum dijawab ‘amin’ senantiasa menyebutkan Kristus sebagai Tuhan dan pengantara. Kiranya rumusan ini diambil dengan inspirasi dari teks Injil yang disodorkan hari ini: Pada hari itu kamu akan berdoa dalam nama-Ku. Rumusannya kurang lebih ‘demi Kristus, Tuhan (dan pengantara) kami’ atau yang versi panjang untuk doa presidensial,… Read more

  • Bahagia yang Lupa Derita

    Bahagia yang Lupa Derita

    Konon ada orang yang sewaktu melahirkan bayinya tidak merasakan sakit dan menganalogikan proses kelahiran anaknya laksana buang hajat. Ya ampun, moga-moga anaknya bukan hajat yang dibuang. Ibu ini mungkin tidak masuk dalam hitungan yang dipakai Yesus untuk membuat contoh kegembiraan yang muncul dari iman, soalnya teks hari ini bunyinya begitu: Seorang perempuan berdukacita pada saat… Read more

  • Mari Move On dari Mantan

    Mari Move On dari Mantan

    Mungkin tak ada yang lebih membebaskan batin daripada pengakuan diri sebagai orang bodoh. Salah satu pertanyaan bodoh ialah kapan Yesus ini naik ke surga, dan selama empat puluh hari itu dia ngapain aja, mosok cuma bolak-balik eksis menampakkan diri pada murid-muridnya? Gada kerjaan yang lebih heroik gitu? Saya merasa bodoh dengan pertanyaan macam itu karena saya… Read more

  • Butuh Teman…

    Butuh Teman…

    It’s only with the heart that one can see rightly; what is essential is invisible to the eye. Begitulah terjemahan ungkapan Antoine de Saint-Exupéry dan ungkapan itu saya kira jadi benang merah bagi timbunan kata dalam blog ini. Ngalor-ngidul ke sana kemari, bikin orang puyeng, sebetulnya ya cuma mau bilang seperti yang dikatakan penyair Prancis… Read more